Pasar penampungan di Padang Panjang dibongkar

id pembongkaran

Ilustrasi (Antara/ Tri Asmaini)

Padang Panjang (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, mulai membongkar pasar penampungan untuk memudahkan akses ke pasar yang baru yang telah selesai dibangun dan mulai berangsur ditempati pedagang.

"Pembongkaran ini sebelumnya sudah dibicarakan dan disosialisasikan kepada para pedagang yang menempati penampungan," kata Pejabat Sekretaris Daerah Padang Panjang, Martoni di Padang Panjang, Sabtu(9/2).

Ia menyebutkan pemerintah setempat telah mengingatkan pedagang untuk pindah dan menyampaikan surat edaran sejak pertengahan Januari 2019.

Namun disayangkan, meski sudah ada pasar yang telah dibangun baru dan pedagang sudah mendapatkan kios di pasar yang baru, mereka masih beraktivitas di pasar penampungan.

Pada pertengahan Januari 2019 tersebut, pedagang diberi tenggat waktu 5 hari untuk pindah, tetapi masih ada juga yang belum menempati pasar yang baru.

Selanjutnya diingatkan kembali dengan batas waktu hingga 29 Januari 2019 namun pedagang tetap berjualan di pasar penampungan hingga dilakukan pembongkaran pada Sabtu (9/2).

Pembongkaran itu, ujarnya, sudah direncanakan sejak lama dengan tujuan agar akses menuju pasar yang baru dapat terjangkau dan lancar serta aktivitas perdagangan berjalan lebih baik dan tertata.

"Kalau jalan sudah lapang, pedagang tertata di pasar yang nyaman, pembeli pasti akan nyaman pula berbelanja. Setelah pembongkaran ini semogaaktivitas di pasar berjalan normal kembali," katanya.

Pembongkaran dilakukan mulai dari depan Bank Nagari hingga Masjid Jihad dan dari Simpang Gumarang sampai ke Rumah Makan Singgalang.

"Mulai Senin(11/2) kami harap pedagang sudah dapat beraktivitas di pasar yang baru dan semoga aktivitas di sana juga segera hidup agar perekonomian kembali normal," katanya.(*)

Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar