Pariaman bangun pasar penampungan sementara di parkiran Lapangan Merdeka

id pasar penampungan

Salah seorang pekerja sedang memotong kayu untuk pembangunan pasar penampungan pedagang Pasar Pariaman di parkiran Lapangan Merdeka Kota Pariaman,  Rabu (6/2). (ANTARA SUMBAR/Aadiaat M.S)

Pariaman, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, mulai membangun pasar penampungan sementara di parkiran Lapangan Merdeka guna menampung para pedagang yang berjualan di Pasar Pariaman yang bangunannya segera direvitalisasi.

"Pembangunan telah dimulai dengan dana senilai Rp1,1 miliar bersumber dari APBD, setelah selesai akan digunakan pedagang hingga akhir Desember 2019," kata Kapala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit di Pariaman, Jumat.

Ia mengatakan selain di parkiran Lapangan Merdeka juga ke jalur kanan jalan ke arah stasiun kereta api dengan jumlah kios yang akan dibangun 240 unit, dan lima unit los. Sedangkan kantor pelayanan pasar berada di lantai dua gedung pasar baru Pariaman.

Untuk kelancaran revitalisasi pasar tersebut, pihaknya telah lama menyosialisasikan kepada para pemilik hak pakai toko di pasar tersebut.

"Dan kemarin kami menyosialisasikan tentang pembangunan pasar dan relokasi kepada para pedagang," katanya.

Pembangunan pasar tersebut sudah sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan dimana pada 4 Februari tanda tangan kontrak dan 5 Februari pembangunan mulai dikerjakan.

Pasar penampungan ini akan digunakan hingga pembangunan Pasar Pariaman selesai pada Desember 2019, dan pada awal 2020 pedagang sudah dapat menempati pasar yang dibangun dengan dana senilai Rp120 miliar dari dana APBN.

Sebelumnya Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin mengatakan pedagang tidak akan dirugikan ketika berdagang di pasar penampungan yang dibangun oleh Pemkot Pariaman.

Ia menyampaikan pasar penampungan yang dibuat tersebut disesuikan dengan aturan yang ada, baik dari segi ukuran kios maupun fasilitas pendukung.

"Nanti kami sediakan listrik, fasilitas umum, dan sarana pendukung lainnya," kata dia. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar