Warga Padang Pariaman harapkan perbaikan Jembatan Atok di Nagari Kurai Taji

id Jembatan Atok

Pengendara melintasi jembatan kecil di Jembatan Atok yang menghubungkan Korong Talo Gondan dengan Paguah di Nagari Kurai Taji, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman yang rusak semenjak September 2017 lalu, di Nan Sabaris, Kamis (7/2). (ANTARA SUMBAR / Aadiaat M.S)

Parit Malintang, (Antaranews Sumbar) - Warga Nagari Kurai Taji, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, mengharapkan pemerintah setempat segera memperbaiki Jembatan Atok yang rusak digerus air sungai pada September 2017.

"Jembatan ini sudah lama rusak dan semakin hari semakin parah dikhawatirkan menimbulkan korban," kata warga Nan Sabaris Eni di Parit Malintang, Kamis.

Ia mengatakan jembatan tersebut dibutuhkan oleh warga di daerah itu untuk membawa hasil pertanian setiap harinya ke Pasar Kurai Taji Kota Pariaman.

Namun karena jembatan tersebut rusak maka hasil pertanian di daerah itu harus dibawa dengan jalan kaki hingga ke seberang jembatan.

Padahal sebelumnya jembatan tersebut dapat dilewati oleh kendaraan roda empat sehingga hasil pertanian dapat dijemput ke ladang.

Ia menyampaikan meskipun ada jalur lainnya, namun jarak yang ditempuh cukup jauh hingga memakan waktu sekitar 30 menit, sedangkan waktu tempuh untuk jalur yang sekarang hanya sekitar lima menit.

Kondisi jembatan tersebut saat ini hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dengan bantuan jembatan kecil dari kayu untuk menghubungkan jalan dengan salah satu bagian jembatan.

Di sisi jembatan lainnya ditimbun dengan pasir yang ukurannya juga sama dengan jembatan kayu di sisi jembatan ini.

Hal tersebut dilakukan karena tanah di kedua sisi jebatan digerus air sehingga harus dibantu jembatan agar transportasi warga tetap berjalan.

Posisi jembatan itu pun sudah miring karena pondasi jembatan juga sudah digerus air sehingga berbahaya untuk dilintasi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Padang Pariaman Oktorizal mengatakan tahun ini pihaknya akan membangun baru jembatan di daerah itu pengganti yang sekarang.

"Dana kita siapkan dari APBD senilai Rp1,3 miliar," katanya.

Ia menyampaikan saat ini rencana pembangunan tersebut masih dalam tahap perancangan bentuk jembatan.

Namun ia belum bisa memastikan kapan pastinya akan mulai dibangunnya jembatan tersebut karena masih ada tahapan yang harus dilewati.

Sebelumnya jembatan Atok yang menghubungkan Korong Talo Gondan dengan Paguah di Nagari Kurai Taji, Kecamatan Nan Sabaris, terban pada Minggu 10 September 2017 pascahujan lebat yang mengguyur daerah itu pada Sabtu kemarin.

"Jembatan itu terban kemarin sekitar pukul 21.00 WIB. Akibatnya sekarang hanya bisa dilewati kendaraan roda dua dan itu pun harus hati-hati," kata warga setempat, Jonafri (50) di Nan Sabaris, Minggu.

Ia mengatakan sekitar pukul 16.00 WIB kondisi tanah dekat jembatan tersebut telah menunjukan keretakan, lalu pada pukul 20.00 WIB warga sekitar mulai menghambat jalan dengan potongan dahan dan ranting pohon agar tidak menimbulkan korban.(*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar