Kawasan kumuh di Padang Panjang berkurang 31,97 hektare

id Forum Kota Tanpa Kumuh

Pertemuan Pemkot Padan Panjang dengan Forum Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) setempat membahas upaya menciptakan lingkungan bebas kumuh. (Antara Sumbar/ Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, (Antaranews Sumbar) - Forum Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Padang Panjang, Sumatera Barat, mencatat pengurangan kawasan kumuh di daerah itu selama 2018 mencapai 31,97 hektare dari target 28,9 hektare.

"Capaian di 2018 jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya di mana target pengurangan kumuh 9,9 hektare dan capaian hanya 5,64 hektare," kata Ketua Forum Kotaku setempat, Wendi Andra di Padang Panjang, Senin.

Kota Tanpa Kumuh merupakan program dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk percepatan penanganan permukiman kumuh melalui peningkatan peran pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat.

Dalam program itu dilaksanakan kegiatan perbaikan infrastruktur dan pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat dalam memanfaatkan sarana di permukiman sehingga kondisi di permukiman menjadi lebih baik dan warga lebih sejahtera.

"Di 2019 ini target 14,57 hektare dengan hasil akhir 0 hektare kumuh," katanya.

Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran menyampaikan apresiasi terhadap partisipasi Forum Kotaku dalam upaya membangun kota yang bersih.

Menurutnya Forum Kotaku hanya bertugas memfasilitasi dan keberhasilan menciptakan kawasan tanpa kumuh didukung sepenuhnya oleh kesadaran masyarakat.

"Menciptakan kota yang bersih memang bukan hal mudah, kami harap perangkat daerah ikut aktif menumbuhkan kesadaran masyarakat agar lingkungan jauh dari kumuh dengan memulai dari hal-hal kecil," ujarnya.

Ia mencontohkan tindakan sederhana yang dapat diterapkan untuk menciptakan lingkungan tanpa kumuh yaitu dengan tidak merokok di sembarang tempat atau di fasilitas publik.

"Jika ingin merokok, harus di tempat yang telah disediakan. Jangan merokok di tempat ibadah, lingkungan kantor, lingkungan sekolah dan taman. Kami harap tindakan sederhana ini juga menjadi perhatian bagi ASN agar memberi contoh pada warga," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar