Ruang Baca Rimba Bulan terima donasi buku dari Orang Kaya Buku

id Literasi

Ilustrasi - Pengunjung memilih buku bacaan di Rumah Pohon Literasi yang terletak di Nagari Pagaruyuang Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat (Sumbar), Senin, (16/7). Taman baca yang ada di kawasan rumah pohon tersebut dibuat dengan menggabungkan antara pariwisata dengan literasi. (Antara Sumbar/Syahrul Rahmat/18.) (Antara Sumbar/Syahrul Rahmat/18./)

Padang Panjang (Antaranews Sumbar) - Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Ruang Baca Rimba Bulan di Padang Panjang, menerima sumbangan buku dari komunitas Orang Kaya Buku (OKB) untuk meningkatkan minat baca warga di daerah itu.

Pihak OKB yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Padang Panjang, Salim Ampera di Padang Panjang, Senin, mengatakan buku yang disumbangkan berjumlah 60 judul buku.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga ikut menyumbang buku hasil karyanya yang berjudul Malanca Jo Mak Uniang.

"Dengan bertambahnya koleksi buku di Ruang Baca Rimba Bulan, kami harap minat baca masyarakat jadi lebih baik lagi," ujarnya.

Pengurus Ruang Baca Rimba Bulan, Jumadil Fajar mengatakan sejak empat bulan berdiri TBM yang berlokasi di Silaing Bawah itu terbuka untuk menerima sumbangan buku bacaan fiksi dan nonfiksi dari masyarakat, komunitas hingga penerbit buku.

"Makin bertambah buku bacaan, semoga masyarakat makin gemar membaca," ujarnya.

Ketua Forum Pegiat Literasi Padang Panjang, Muhammad Subhan menambahkan selama Januari 2018, TBM tersebut sudah disinggahi oleh ratusan pengunjung.

Dalam mengisi aktivitas edukasi di Ruang Baca Rimba Bulan didukung oleh para relawan literasi yang berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

Sejak berdiri di sana sudah dilakukan banyak diskusi mulai dari potensi bencana di Padang Panjang hingga upaya mengembangkan diri yang diisi narasumber yang kompeten di bidang tersebut.

Dengan bertambahnya koleksi buku, diharapkan akan menjadi bahan diskusi baru bagi para pengunjung Ruang Baca Rimba Bulan untuk mengembangkan potensi diri dan memperkuat literasi.(*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar