Kodim 0304 Agam ujicoba Bios 44 untuk menjernihkan Danau Maninjau

id BIOS 44,kodim agam,danau maninjau

Kodim 0304 Agam ujicoba penggunaan Bios 44 untuk menjernihkan air Danau Maninjau Kabupaten Agam di Bukittinggi, Kamis (24/1). (Antara Sumbar/ Ira Febrianti)

Bukittinggi, (Antaranews Sumbar) - Komando Distrik Militer 0304 Agam, Sumatera Barat, mengujicoba pemanfaatan Bios 44 untuk mengembalikan kenormalan pH Danau Maninjau, Kabupaten Agam.

"Kondisi Danau Maninjau sekarang tercemar. Untuk mengembalikan pH air menjadi netral, kami uji coba pemanfaatan Bios 44 pada air danau," kata Dandim 0304 Agam Letkol Kav Salim Kurniawan Dewantara di Bukittinggi, Kamis.

Bios 44 merupakan produk inovasi TNI yang berguna untuk meningkatkan hasil produksi pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, menyuburkan lahan bekas tambang hingga mencegah kebakaran lahan.

Uji coba dilakukan dengan mengambil sampel air danau yang ditempatkan dalam dua wadah, satu wadah diberi Bios 44 dan lainnya tanpa Bios 44.

"Ini kami observasi selama satu minggu apakah mikroorganisme dalam Bios 44 mampu menormalkan pH air yang tercemar atau tidak," katanya.

Selain pemanfaatan dengan melakukan uji coba air Danau Maninjau, Kodim 0304 juga sudah menyiapkan produk tersebut sebanyak 20 ton untuk disebarkan ke masyarakat melalui Koramil.

Ia menyebutkan 20 ton Bios 44 jika dicairkan bisa menjadi 2 juta liter yang bisa dimanfaatkan untuk 25 ribu hektare lahan pertanian. Satu hektare lahan membutuhkan 80 liter.

"Produk ini kami sosialisasikan kepada masyarakat dan dibagikan secara gratis. Silakan petani uji coba dulu di sebagian lahannya lalu putuskan mau lanjut menggunakan Bios 44 atau tidak," ujarnya.

Bios 44 merupakan kumpulan mikroorganisme yang mampu memproduksi endospore yang tahan terhadap kondisi lingkungan ekstrem dalam jangka waktu lama.

Sementara endospore adalah zat yang terbentuk saat mikroorganisme "stress" terhadap asupan makanan, memungkinkan organisme Bios 44 bertahan dalam lingkungan sampai kondisi membaik.

Korem 032 Wirabraja menyosialisasikan produk tersebut sekaligus mengujicoba kecocokannya dengan kondisi lingkungan di Sumbar. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar