Kota Payakumbuh raih penghargaan Adipura dan Nirwasita Tantra

id penghargaan Adipura

Menerima penghargaan Adipura. (ist)

Payakumbuh, (Antaranews Sumbar) - Pemkot Payakumbuh kembali meraih Piala Adipura 2018 dan penghargaan Nirwasita Tantra dari pemerintah pusat.

"Piala Adipura ini sudah yang ke sebelas kalinya kita raih dan penghargaan Nirwasita Tantra 2018 untuk kategori kota kecil ini hanya dua kota di Indonesia yang menerima penghargaan yakni Payakumbuh dan Bontang," kata Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi di Payakumbuh, Jumat.

Sementara itu meski telah menerima penghargaan Adipura, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Payakumbuh Jhon Kenedi mengaku DLH masih belum maksimal memberikan pelayanan kepada publik.

"Di beberapa sudut kota masih ada sampah yang berserakan, namun itu semua juga disebabkan ulah sejumlah oknum masyarakat yang tidak disiplin membuang sampah," ujarnya.

Ia mengatakan masih ada oknum warga yang membuang sampah di sembarang tempat dan tidak patuh pada aturan waktu membuang sampah.

"Padahal papan pengumuman Perda No.04 Tahun 2014 sudah dipajang pada setiap TPSS agar warga membuang sampah pada pukul 18.00 sampai pukul 06.00 WIB," kata dia.

Wako mengatakan akan melakukan tindakan tegas berupa tipiring terhadap oknum masyarakat yang melangggar perda tentang pengelolaan sampah.

Selain itu pemerintah setempat akan memberikan reward kepada seluruh pasukan kuning atau petugas kebersihan Payakumbuh.

"Kita berharap seluruh jajaran DLH untuk lebih meningkatkan kinerja, guna mewujudkan indek kualitas lingkungan hidup yang baik," ujarnya.

Ia mengatakan penghargaan tidak membuat pemkot bangga sebaliknya harus memicu semangat untuk terus berbenah karena pelayanan publik selalu bersifat dinamis agar warga kota merasakan dan menikmati lingkungan yang bersih dan sehat.

Atas penghargaan itu Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi dan Ketua DPRD H. YB Dt. Parmato Alam dianugerahi gelar kepala daerah dan pimpinan DPRD dengan 'Orientasi Green Leadership' di Jakarta, Senin. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar