SMKN 1 Lubukbasung Agam butuh Rp3 miliar bangun gedung

id SMKN Lubuk Basung

Wakil Ketua Bidang Sarana dan Prasarana SMKN 1 Lubukbasung, Zetri Formen meninjau lokasi tempat pembangunan ruangan belajar, Senin (14/1). (ANTARA SUMBAR/ Yusrizal)

Lubukbasung, (Antaranews Sumbar) - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, membutuhkan dana Rp3 miliar untuk membangun gedung serba guna yang akan digunakan sebagai lokasi olahraga dan ruang pertemuan.

Kepala SMKN 1 Lubukbasung, Samsuriswan didampingi Wakil Ketua Bidang Sarana dan Prasarana, Zetri Formen di Lubukbasung, mengatakan, dana Rp3 miliar itu digunakan untuk membangun gedung serba guna dengan panjang 25 meter dan lebar 15 meter.

""Kebutuhan dana ini sesuai dengan perencanaan yang telah kami buat," katanya.

Ia menambahkan, gedung yang akan dibangun itu bisa digunakan untuk lokasi olahraga sepeti, bola volli, futsal, bulutangkis dan lainnya.

Selain itu, gedung itu juga bisa digunakan sebagai perpisahan, lokasi pertemuan saat rapat antara Komite, guru dan wali murid.

"Selama ini kita memanfaatkan ruangan belajar untuk pertemuan, sehingga siswa diliburkan atau dipulangkan lebih cepat saat pertemuan itu," katanya.

Agar pembangunan itu terwujud, pihaknya telah mengusulkan pembangunan itu ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumbar pada 2018, untuk tahun anggaran 2019.

"Mudah-mudahan usulan itu direlokasi Pemprov Sumbar, sehingga pembangunan itu dilakukan pada 2019, karena keberadaan gedung serba guna sangat mendesak," tegasnya.

Selain pembangunan gedung serba guna, tambahnya, SMKN 1 Lubukbasung juga membutuhkan ruangan belajar 10 unit, karena sekolah itu memiliki 33 rombongan belajar dengan jumlah siswa 987 orang.

Sementara ruangan belajar hanya tersedia 24 unit. Dengan kekurangan itu, siswa belajar di masjid dan ruangan lainnya.

"Kita juga kekurangan ruangan laboratorium dan untuk lahan masih tersedia," katanya.

Sementara Ketua Komite SMKN 1 Lubukbasung, Bambang Ermanto menambahkan, pihaknya berupaya semaksimal mungkin sehingga gedung serba guna, ruangan belajar dan laboratorium bisa dibangun beberapa tahun kedepan, demi meningkatkan mutu pendidikan.

"Kita butuh dukungan semua pihak agar pembangunan itu bisa terwujud," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar