Pesisir Selatan buka peluang investor pengolahan gambir

id gambir,pesisir selatan,investor

(ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Painan, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, membuka peluang bagi investor baik dalam maupun luar negeri untuk mengolah getah gambir di daerah setempat.

"Saat ini luas tanaman gambir di Pesisir Selatan mencapai lebih dari 14.313 hektare dan terus bertambah dari waktu ke waktu," kata Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu setempat, Suardi di Painan, Senin.

Selain itu, hasil produksi juga stabil dan tercatat sepanjang 2017 hasil produksi mencapai 6.798,6 ton.

Hanya saja, sebutnya, hingga saat ini belum ada investor yang melirik usaha pengelolaan gambir di sana.

Padahal menurut dia, dengan adanya investor maka akan tercipta situasi yang saling menguntungkan baik bagi investor maupun petani gambir.

Hal tersebut karena tersedianya bahan baku yang melimpah serta petani juga bisa menjual hasil ladangnya secara langsung, sehingga harga akan lebih bersaing.

Saat ini agar gambir dari petani sampai ke pedagang besar mesti melewati rantai penjualan yang cukup panjang sehingga menyebabkan harga tertekan.

Awal minggu ke tiga Januari 2018, harga gambir dalam keadaan basah tingkat petani di Pesisir Selatan Rp20 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp19 ribu.

Sementara harga gambir kering dihargai Rp40 sampai 42 ribu setelah lebih dulu mesti dikeringkan.

Hanya saja proses pengeringan membutuhkan waktu hingga dua minggu, selama pengeringan gambir dijemur dan juga dikipas agar cepat kering.

Karena membutuhkan waktu yang lama, hampir keseluruhan petani menjual gambir dalam keadaan basah dan pengeringan dilakukan oleh pedagang pengumpul. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar