Payakumbuh ciptakan inovasi mempermudah masyarakat urus dokumen kependudukan

id Dokumen Kependudukan,Disdukcapil Payakumbuh

Kabid Pelayanan Disdukcapil Kota Payakumbuh, Ali Imran. (ANTARA SUMBAR/Syafri Ario)

Payakumbuh, (Antaranews Sumbar) - Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Payakumbuh menciptakan sejumlah inovasi dalam memudahkan masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan, seperti Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) dan Kartu Keluarga dan akte.

"Inovasinya Sinikakekceleb, Siap Nikah KK dan KTP el Siap dibuat sejak Juni 2018. Alhamdulilah mendapatkan sambutan baik dari masyarakat," ujar Kabid Pelayanan Ali Imran, Disdukcapil Kota Payakumbuh, di Payakumbuh, Selasa.

Disdukcapil bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) di lima kecamatan yang ada di Kota Payakumbuh.

"Kami melakukan MoU dengan Kemenag di lima kecamatan. Petugas di-SK-kan sebagai perpanjangan tangan Disdukcapil di KUA ketika masyarakat melakukan pernikahan untuk membantu mengumpulkan bahan penerbitan KTP el dan KK," katanya.

Ia menargetkan pengurusan KK, KTP-el dan akte bisa selesai dalam sehari jika lengkap persyaratan.

"Selagi jaringan dari pusat tidak terganggu, Surat nikah mereka terima, KK dan KTP-el mereka terima sehingga tidak perlu direpotkan setelah menikah urus sana sini," jelasnya.

Bahkan ia mengatakan dalam pengurusan itu tidak akan diperlama karena antrean.

"Antrean tidak akan panjang hanya sekitar tiga menit selesai," ujarnya.

Pada 2019, Disdukcapil sudah menyiapkan dua petugas di setiap KUA.

"Karena sukses pada 2018, kami bahkan anggarkan untuk memfasilitasi dua orang kader di KUA agar semakin mudah dalam pengurusaanya KTP dan KK," kata dia.

Inovasi selanjutnya, sebutnya adalah "jemput bola" perekaman ke SLTA untuk menerbitkan KTP el baru bagi warga yang sudah berusia 17 tahun.

Kemudian inovasi dalam penerbitan akte kelahiran dengan menempatkan kader tenaga kesehatan di setiap puskesmas.

"Tenaga kesehatan misalnya Bidan untuk perpanjangan tangan apabila warga lahir dan meminta kelengkapan untuk penerbitan akte kelahiran," kata Ali Imran. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar