Setelah delapan hari pencarian, Tim BPBD Pasaman Barat temukan korban hanyut

id Korban hanyut

Tim gabungan BPBD Pasaman Barat saat mengevakuasi korban hanyut, Safrijon (38) yang ditemukan setelah delapan hari dilakukan pencarian, Minggu (6/1).

Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) kembali menemukan satu orang warga yang hanyut, Safrijon (38) dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi setelah delapan hari dilakukan pencarian.

"Benar, korban warga Rojang Situak Barat Kecamatan Lembah Melintang ini ditemukan pada Minggu (6/1) siang tidak jauh dari lokasi awal korban hanyut bersama teman lainnya," kata Kepala Pelaksana BPBD Pasaman Barat, Tri Wahluyo di Simpang Empat, Minggu.

Ia mengatakan, korban ditemukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, SAR, Polsek, Koramil, PMI dan masyarakat sudah tidak bernyawa lagi.

"Jenazah langsung dibawa untuk segera dikebumikan," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya tiga orang Aswan (40), Alpan (42), Safrijon (38) hanyut diseret banjir pada Minggu (30/12) malam. Beruntung, Aswan berhasil menyelamatkan diri.

Ketiga korban yakni, Aswan (40), Alpan (42), Safrijon (38) sedang mencari ikan.

Namun, tiba-tiba saja datang air bandang dan menyeret ketiganya. Namun, Aswan dapat menyelamatkan diri.

Pihaknya sempat melakukan pencarian pada Minggu (30/12) malam. Namun cuaca yang gelap dan air yang deras tidak memungkinkan melakukan pencarian.

"Korban Alpan (42) sudh ditemukan pada Senin (31/1) sedangkan Safrijon baru ditemukan Minggu (6/1)," ujarnya.

Ia mengingatkan kepada warga Pasaman Barat agar meningkatkan kewaspadaan terkait tingginya curah hujan saat ini.(*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar