Polres Padang Pariaman ungkap 33 kasus narkoba sepanjang 2018

id Edi Harto

Kasatresnarkoba Polres Padang Pariaman, Iptu Edi Harto (kiri).  (Antara Sumbar/Aadiaat M.S)

Parit Malintang, (Antaranews Sumbar) - Kepolisian Resor Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, berhasil mengungkap 33 kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum instansi tersebut selama 2018.

"Kasus tersebut mulai dari pemakai, pengedar, bandar, bahkan kurir," kata Kasatresnarkoba Polres Padang Pariaman, Iptu Edi Harto di Parit Malintang, Jumat.

Ia menyebutkan jumlah tersangka pada kasus narkoba mencapai 48 laki-laki dan satu perempuan.

Rata-rata pelaku penyalahgunaan narkoba tersebut didominasi oleh warga Padang Pariaman dan beberapa di antaranya dari luar kabupaten itu.

Ia menyampaikan 26 kasus dari jumlah kasus narkoba selama setahun tersebut telah selesai diproses, sedangkan sisanya masih dalam tahap penyidikan.

Sedangkan barang bukti yang terkumpul selama setahun mencapai 1,07 kg.

"Kasus yang mendominasi yaitu jenis sabu-sabu," katanya.

Penangkapan tersebesar yaitu di Bandara Internasional Minangkabau pada Sabtu lalu dengan barang bukti hampir satu kilogram, ujarnya.

"Ini merupakan kasus terbesar yang berhasil kami ungkap selama 2018," kata dia.

Sebelumnya, Kepolisian Resor Kabupaten Padang Pariaman sedang mengembangkan kasus penangkapan dua kurir narkoba jenis sabu-sabu sekitar satu kilogram di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Sabtu (29/12) pukul 06.00 WIB.

"Kami bekerja sama dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar untuk pengembangan kasus ini," kata Kapolres Padang Pariaman, AKBP Rizki Nugroho pada keterangan persnya di Parit Malintang.

Ia mengatakan kerja sama tersebut bertujuan untuk mengetahui siapa yang memerintahkan kedua kurir itu. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar