Payakumbuh berencana buka outlet randang di BIM dan SSK II Pekanbaru

id randang,bim,ssk,payakumbuh

Kepala Dinas Koperindag, Pasar dan UMKM Kota Payakumbuh, Dahler. (Antara Sumbar/Syafri Ario)

Payakumbuh, (Antaranews Sumbar) - Dinas Koperindag Pasar dan UMKM Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, berencana membuka outlet randang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) untuk memperkuat promosi dan bisnis randang produksi daerah itu.

"Ini juga untuk mempromosikan 'Payakumbuh City of Randang' agar produk ini bisa menembus pasar internasional, kita akan membuka outlet khusus randang di dua bandara ini," kata Kepala Dinas Koperindag, Pasar dan UMKM Payakumbuh, Dahler di Payakumbuh, Kamis.

Ia mengatakan pembukaan outlet di BIM akan membantu promosi dan peningkatan penjualan randang, karena bandara pintu masuk utama menuju Sumbar.

"BIM sangat tepat untuk mempromosikan randang asli Payakumbuh, tak hanya bagi wisatawan ini juga bisa sebagai persediaan makanan yang tahan lama bagi jamaah haji yang berangkat ke Mekah," jelasnya.

Ia memastikan outlet tersebut akan dibuka setelah adanya pembicaraan yang dilakukannya dengan pihak Angkasa Pura II dan pesiapan anggaran untuk kebutuhan outlet itu.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa terlaksana,” kata Dahler.

Untuk anggaran membuka outle di BIM tersebut pihaknya telah menyiapkan dana sebesar Rp200 juta.

"Jika sukses di BIM maka kita akan ekspansi ke Bandara SSK II Pekanbaru, setelah itu bandara lain di Indonesia,” tuturnya.

Untuk mendukung itu saat ini Kota Payakumbuh sudah memiliki 33 UMKM khusus randang dengan produksi setiap harinya mencapai 1.147 kilogram.

“Dari 33 UMKM itu, 10 unit dianggap sudah memenuhi syarat pemasaran nasional, dan tiga UMKM bisa untuk go internasional yaitu Randang Gadih, Randang Riri dan Erika,” ungkapnya.

Ia mengharapkan dengan pembukaan outlet di bandara tersebut mampu meningkatkan dan memperkuat branding Payakumbuh sebagai 'City of Randang' di Indonesia dan dunia.

"Ini peluang masyarakat untuk terjun menjadi pelaku usaha randang di Payakumbuh, meningkatkan daya saing produk randang seperti tiga UMKM randang yang telah memenuhi syarat untuk pasar internasional," kata dia. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar