Yayasan BUMN hadir untuk negeri diharapkan jadi ujung tombak jalankan fungsi sosial

id BUMN

Kementerian BUMN. (Antara)

Jakarta, (Antaranews Sumbar) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berharap, Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri bisa menjadi ujung tombak untuk bersinergi bersama-sama dalam menjalankan fungsi sosialnya membantu masyarakat Indonesia.

"Saya memang berharap bahwa yayasan ini betul-betul bisa menjadi ujung tombak dari BUMN untuk bersinergi bersama-sama bagaimana meningkatkan pendidikan masyarakat, kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia," ujar Menteri BUMN di Jakarta, Senin.

Dia menjelaskan bahwa dirinya merasa bangga dan terhormat bisa menyaksikan BUMN-BUMN bersama-sama membentuk suatu yayasan pada penghujung 2018.

"Saya selalu mengingatkan teman-teman BUMN dan Kementerian BUMN bahwa BUMN itu hadir di seluruh pelosok Indonesia. Jadi BUMN ini harus bisa menjadi pemersatu bangsa," tutur Menteri Rini usai menandatangani akta pendirian Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri.

Selain Menteri BUMN, Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro bersama para direktur BUMN turut menandatangani akta pendirian Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri.

Inisiatif pendirian yayasan ini diawali dari sinergi antara 18 BUMN dan HIMBARA di bawah koordinasi Kementerian BUMN yang pada awal 2017 lalu bersinergi untuk menjadi donatur pembangunan Pasar Mama Mama Papua guna mewujudkan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat di Papua.

Berangkat dari hal itu, dan didukung juga dengan adanya opini dari Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), maka Kementerian BUMN bersama BUMN-BUMN merasa perlu membuat suatu wadah untuk saling bersinergi khususnya di bidang sosial kemasyarakatan.

"Yayasan ini diyakini dapat menjadi wadah bagi seluruh BUMN bersinergi dalam setiap program penyaluran bantuan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengembangkan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan keagamaan masyarakat," ujar Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra Samal.

Pihak yang menjadi pembina, pengawas dan pengurus yayasan ini merupakan cerminan dari sinergi antara Kementerian BUMN dengan BUMN-BUMN pendiri di bawah binaan langsung Menteri BUMN sebagai Ketua Pembina. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar