Satu korban hanyut di Pasaman Barat ditemukan tidak bernyawa

id Korban hanyut

Tim gabungan BPBD, SAR, PMI, Polsek, Koramil dan masyarakat saat mengevakuasi jasad korban yang hanyut, Alpan (42) yang sudah tidak bernyawa lagi, Senin (31/12) siang.

Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) menemukan satu orang warga yang hanyut, Alpan (42) dalam keadaan tidak bernyawa lagi.

"Benar, korban warga Rojang Situak Barat Kecamatan Lembah Melintang ini ditemukan sekitar 20 kilometer dari lokasi tempat hanyut semula," kata Kepala Pelaksana BPBD Pasaman Barat, Tri Wahluyo di Simpang Empat, Senin (31/12) siang.

Ia mengatakan, korban ditemukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, SAR, Polsek, Koramil, PMI dan masyarakat sudah tidak bernyawa lagi sekitar pukul 11.20 WIB.

"Jenazah langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk di otopsi dan segera dikebumikan," ujarnya.

Pihaknya tetap melanjutkan pencarian terhadap satu orang korban pagi atas nama Safrijon (38).

Seperti diberitakan sebelumnya tiga orang Aswan (40), Alpan (42), Safrijon (38) hanyut diseret banjir pada Minggu (30/12) malam. Beruntung, Aswan berhasil menyelamatkan diri.

Ketiga korban yakni, Aswan (40), Alpan (42), Safrijon (38) sedang mencari ikan.

Namun, tiba-tiba saja datang air bandang dan menyeret ketiganya. Namun, Aswan dapat menyelamatkan diri.

Pihaknya sempat melakukan pencarian pada Minggu (30/12) malam. Namun cuaca yang gelap dan air yang deras tidak memungkinkan melakukan pencarian.

"Pencarian terus dilakukan. mudah-mudahan korban dapat ditemukan," harapnya.

Ia mengingatkan kepada warga Pasaman Barat agar meningkatkan kewaspadaan terkait tingginya curah hujan saat ini. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar