Penumpang pesawat di Bandara Pusako Anak Nagari Pasaman Barat meningkat

id Bandara

Penumpang turun dari pesawat Susi Air di Bandara Pusako Anak Nagari Pasaman Barat, Sumbar saat terbang terakhir di tahun 2018 pada Kamis 27/12).

Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Jumlah penumpang pesawat di Bandara Pusako Anak Nagari selama 2018 meningkat dibandingkan pada 2017 lalu.

"Selama 2018 sekitar 474 penumpang naik pesawat Susi Air rute Pasaman Barat-Pekan Baru, Riau dan rute Pekan Baru-Pasaman Barat," kata Kepala UPT Bandara Pusako Anak Nagari Pasaman Barat, Eva Wardi Putra di Simpang Empat, Sabtu.

Manurutnya secara persentase jumlah penumpang naik sekitar 20 persen dibandingkan tahun 2017 lalu.

"Artinya jasa tranaportasi udara mulai diminati masyarakat Pasaman Barat. Tentunya kedepannya kita berharap akan semakin ramai," katanya.

Ia menyebutkan jumlah penumpang selama 2018 rute Pasaman Barat-Pakan Baru berjumlah 265 orang dan rute Pekan Baru-Pasaman Barat sekitar 209 orang dengan total jumlah penumpang 474 orang dengan volume fligh 45.

Ia mengatakan untuk 2019 nanti mengusulkan adanya tambahan fligh sehingga penumlang akan semakin banyak. Selama 2018 volume fligh hanya 45 kali.

Pihaknya juga berharap secara bertahap fisik bandara bisa terus dikembangkan oleh Kementerian Perhubungan karena jika menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pasaman Barat sangat terbatas.

Pada 2018 jadwal penerbangan satu kali seminggu setiap hari Kamis pulang pergi dari Simpang Empat - Pekan Baru dengan ongkos Rp253.600 sekali terbang.

Ia menjelaskan keberadaan bandara ini dilakukan untuk mempermudah dan mempercepat hubungan masyarakat melalui transportasi udara dari Pasaman Barat menuju Pekan Baru, Riau.

Ia menambahkan Bandara Pusako Anak Nagari ini adalah suatu kebanggaan bagi Pasaman Barat karena satu-satunya Kabupaten atau Kota di Sumbar ini yang memiliki Bandara.

"Kita harus bangga dengan Keberadaan Bandara Pusako Anak Nagari ini, karena satu-satunya di Sumbar yang terletak di kabupaten atau kota. Mari kita jaga bersama-sama," tegasnya.
Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar