Pemkab Pasaman Barat Ajak Warga Tidak Rayakan Tahun Baru

id Himbauan

Surat himbauan Bupati Pasaman Barat, Syahiran terkait pergantian tahun baru masehi 2019.

Simpang Empat, Sumbar, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengajak masyarakat tidak merayakan pergantian tahun baru masehi 2018.

Ajakan itu sesuai dengan surat imbauan Bupati Pasaman Barat Syahiran kepada seluruh camat, wali nagari dan masyarakat tentang pergantian tahun baru masehi 2018.

"Benar, imbuan itu ada tujuh poin yang intinya menolak perayaan pergantian tahun baru dengan tidak berkumpul, merayakan dan melakukan kegiatan saat pergantian tahun," kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran melalui Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Pasaman Barat, Yosmar Difia di Simpang Empat, Sabtu.

Menurutnya surat imbauan itu dikeluarkan dengan nomor 450/332/Kesra/2018 tentang perayaan pergantian tahun masehi.

Ia menyebutkan ada tujuh poin yang disampaikan dalam surat imbauan itu. Pertama, kepada masyarakat agar tidak merayakan, berkumpul dan kegiatan sejenis pada malam pergantian tahun masehi 2018.

Kedua, kepada pengelola, pemilik, maupun pelaku wisata untuk tidak membuka objek wisata pada malam pergantian tahun.

Ketiga, kepada ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai dan tokoh masyarakat diharapkan partisipasinya mengingatkan anak atau kemenakan untuk tidak melakukan kegiatan pergantian tahun baru masehi 2019.

Keempat, kepada aparat diminta mengawasi tempat-tempat yag dijadikan sebagai lokasi perayaan pergantian tahun baru masehi.

Kelima, kepada masyarakat diminta untuk menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungan masing-masing. Keenam, ajak untuk mengisi pergantian tahun masehi dengan mahasabah dan i'tikaf di masjid dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Imbauan ketujuh menginstruksikan kepada camat dan walinagari agar dapat mengumumkan himbauan terkait pergantian tahun itu di masjid-masjid yang ada.

"Imbauan seperti ini juga dikeluarkan oleh Pemprov Sumbar dan kabupaten/kota lainnya," ujarnya.

Ia berharap kepada masyarakat dapat mematuhi imbauan itu dan menghindari perayaan dan membuat hiburan saat pergantian tahun baru," harapnya.

Salah seorang warga Simpang Empat, Riko sangat menyambut baik dengan adanya imbauan yang dikeluarkan bupati Pasaman Barat.

"Himbauan ini sangat baik. Tentu kita berharap masyarakat dapat mengikuti himbauan itu karena lebih baik kita i'tikaf di masjid untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan," sebutnya.
Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar