Legislator minta pemkot maksimalkan pengamanan objek wisata Pariaman

id pariwisata,pariaman,legislator pariaman,objek wisata

Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Sumatera Barat, Syafinal Akbar. (Antara Sumbar/Muhammad Zulfikar)

Pariaman, (Antaranews Sumbar) - Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Sumatera Barat, Syafinal Akbar meminta pemerintah setempat agar memaksimalkan pengamanan di setiap titik objek wisata kota itu, terutama Pulau Angso Duo selama libur akhir tahun.

"Kami memperkirakan kunjungan wisatawan akan meningkat selama libur sekolah, natal dan pergantian tahun baru masehi, oleh karena itu perlu pengamanan lebih," kata dia di Pariaman, Senin.

Ia mengatakan pengamanan lebih tersebut diperlukan untuk memberikan jaminan keselamatan, keamanan dan kenyamanan kepada wisatawan yang berkunjung ke daerah itu.

Apalagi kata dia, pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat memberikan ruang atau izin kepada wisatawan apabila menginap di Pulau Angso Duo.

Menurut dia, dengan adanya celah atau izin yang diberikan oleh dinas terkait untuk menginap di pulau, pengamanan harus disiapkan semaksimal mungkin demi menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan.

"Dinas terkait tentunya telah berkoordinasi dengan Satpol-PP, TNI maupun Polri," ujarnya.

Pihaknya juga meminta aparat keamanan khususnya Satpol-PP setempat agar selalu bersiaga di setiap objek wisata terutama Pulau Angso Duo untuk mencegah penyakit masyarakat dan sejenisnya.

Sementara itu Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Pariaman Handrizal Fitri mengaku belum mengetahui adanya celah izin yang diberikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kepada wisatawan untuk menginap di pulau saat malam hari.

"Saya juga baru mengetahui dan segera melakukan koordinasi apabila diizinkan maka setidaknya butuh 10 personel Satpol-PP untuk disiagakan di Pulau Angso Duo," katanya.

Meskipun demikian pihaknya juga menegaskan bahwa izin menginap tersebut hanya dibolehkan kepada wisatawan yang telah berkeluarga, sedangkan pasangan muda-mudi tidak dibenarkan.

Terkait malam pergantian tahun baru masehi ujarnya, dinas terkait akan menyiagakan sekitar 50 personel di seluruh titik yang dianggap vital untuk mencegah terjadinya perbuatan melawan norma.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman, Elfis Candra mengatakan pemerintah daerah masih memberikan celah atau izin kepada wisatawan apabila ingin menginap di pulau saat malam hari.

Namun, izin tersebut hanya diberikan kepada para wisatawan secara khusus seperti kegiatan kekeluargaan dan bersifat mempromosikan pariwisata Kota Pariaman.

"Kami bisa memberikan izin kepada para tamu yang datang untuk menginap di Pulau Angso Duo, namun tujuannya harus jelas dan mengikuti seluruh aturan," ujarnya.

Meskipun dapat bermalam di pulau, pemerintah daerah tetap tidak memberikan izin kepada pelaku kapal wisata apabila membawa penumpang saat malam hari. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar