Serai wangi Tanah Datar diminati pengusaha luar negeri

id serai wangi,tanah datar, ekonomi

Serai Wangi. (Antara Sumbar/ist)

Batusangkar, (Antaranews Sumbar) - Komoditas serai wangi yang dikembangkan oleh Kelompok Tani Serai Wangi Rizqullah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) diminati oleh pengusaha dari luar negeri.

Ketua Kelompok Tani Serai Wangi Rizqullah, Syamsinir di Batusangkar, Rabu, mengatakan pihaknya sudah dihubungi oleh beberapa pengusaha dari beberapa negara untuk mendapatkan serai wangi tersebut.

“Sebagai salah satu komoditi ekspor dan sedang jadi primadona, beberapa negara seperti Perancis, Turki, China, dan Jepang sudah menghubungi kami," katanya.

Ia menyebutkan, akan tetapi permintaan tersebut belum dapat terpenuhi lantaran produksi yang masih sedikit. Sementara untuk permintaan lokal saja pihaknya sudah kewalahan.

Menurut Syamsinir yang juga menjabat sebagai Danramil 07 Rambatan dengan pangkat kapten tersebut, keterbatasan produksi juga disebabkan oleh keterbatasan lahan untuk penanaman serai.

Untuk saat ini, ia mengatakan pihaknya terus berupaya memotivasi masyarakat untuk menanam serai wangi sehingga dapat memenuhi permintaan pasar.

“Kami terus memotivasi petani agar bertanam serai wangi. Sebab pasarnya sangat terbuka dan permintaan cukup tinggi," ujarnya.

Dengan bertanam serai wangi, ia bersama kelompoknya optimis petani akan memperoleh penghasilan rutin setiap bulannya.

Lebih lanjut ia mengumpamakan, apabila seorang petani memiliki tanaman serai sebanyak 3.000 lobang, maka ia sudah bisa berpenghasilan Rp7 juta hingga Rp8 juta dalam rentang waktu 40 hari.

"Ini merupakan prospek yang menjanjikan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani,” kata dia.

Sebelumnya Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tanah Datar, Syahril mengatakan berdasarkan informasi yang ia peroleh, permintaan serai wangi Tanah Datar cukup tinggi dibandingkan daerah lain di Sumbar.

Saat ini, Syamsinir sedang mengembangkan penyulingan sendiri dengan hasil yang cukup bagus. Setelah disuling, dalam 100 kilogram serai wangi dapat menghasilkan 0,8 kilogram minyak berkualitas ekspor. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar