Erick Thohir dinilai memiliki kapasitas benahi PSSI

id Erick Thohir,PSSI,Ganti Ketua PSSI

Erick Thohir. (ANTARA FOTO)

Padang, (Antaranews Sumbar) - Manajer Semen Padang Football Club (SPFC) Win Bernardino menilai Erick Thohir memiliki kapasitas untuk membenahi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) karena pengalaman yang dimilikinya dalam mengelola beberapa tim sepak bola dunia yakni di liga Inggris, Italia dan Amerika Serikat.

“Dengan pengalaman tersebut kami meyakini persoalan yang ada di sepakbola nasional dapat diatasi, mungkin dirinya tidak langsung masuk ke PSSI namun lebih kepada penasehat federasi,” kata dia ketika dihubungi dari Padang, Selasa.

Menurut dia sosok Erick Thohir bukan orang sembarangan dalam sepak bola. Dia merupakan orang yang begitu mencintai sepak bola, waktu dan materi yang dimilikinya dikorbankan untuk kemajuan sepak bola.

Sebut saja langkahnya yang pernah membeli saham mayoritas tim asal Italia Internazionale Milan dan duduk sebagai presiden tim asal Kota Milan tersebut. Di tangannya, tim tersebut tampil lebih baik dari sebelumnya dan dapat tampil menjanjikan.

“Erick merupakan orang yang sangat sibuk, kalau mungkin berkenan sebaiknya dia ikut berkecimpung membenahi sepak bola nasional,” kata dia.

"Apalagi belakangan ini, sepak bola nasional dikejutkan dengan dugaan pengaturan pertandingan dan pengaturan skor dan tim Semen Padang pernah menjadi korban dari hal tersebut," kata dia.

Ia berharap dalam hal ini PSSI serius mengungkap persoalan ini agar ada kejelasan dan hal serupa tidak lagi terjadi di sepak bola nasional. Win mengakui menghilangkan pengaturan skor dan pertandingan bukan suatu hal yang mudah seperti membalikkan telapak tangan.

Namun dalam hal ini PSSI harus memiliki program yang jelas untuk menghentikan praktik tersebut sehingga timbul kepercayaan dari masyarakat bahwa mereka ingin memberantas hal tersebut.

Ia mencontohkan PSSI dapat belajar ke negara yang pernah terlibat pengaturan skor dan bangkit keluar dari hal tersebut. Tujuannya jelas agar kompetisi yang dijalankan oleh PSSI berkualitas dan bebas dari pengaturan skor.

“Mungkin saat ini mereka berupaya memberantas secara internal saja sehingga tidak terlihat dari luar. Kita berharap agar sepak bola Indonesia lebih baik lagi tanpa ada hal eksternal yang mempengaruhi pertandingan hasil pertandingan nantinya,” kata dia. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar