Kader PKK Solok diajak sosialisasikan bahaya LGBT

id pkk

Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sumbar Wartawati Nasrul Abit saat memberi sosialisasi kepada kader setempat. (Antara Sumbar/istimewa)

Arosuka, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, mengajak kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Solok juga ikut menyosialisasikan bahaya Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender kepada masyarakat di daerahnya.

"Kader harus mampu menjaga sanak keluarga dari berbagai penyakit masyarakat yang melanggar norma agama dan adat, seperti LGBT," kata Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sumbar Wartawati Nasrul Abit di Arosuka, Kamis saat bimbingan teknis gerakan PKK.

Ia mengatakan kader harus memberikan pola asuh yang baik dan benar bagi generasi muda saat ini agar mereka mampu tumbuh dengan baik dan tidak melanggar syara, kemudian juga ikut menyosialisaikan bahaya LGBT kepada masyarakat.

"Para kader harus selalu mewaspadai kemungkinan adanya LGBT di lingkungan sekitar," katanya.

Menurutnya masyarakat harus menanamkan nilai agama dan adat yang kuat bagi anak-anak agar mereka mampu menjaga dan membentengi diri dari berbagai bentuk penyakit, dan melakukan pembinaan serta sosialisasi mengenai bahaya LGBT kepada masyarakat sekitar.

Ia berharap agar deklarasi anti LGBT bukan hanya sebagai formalitas penolakan, tetapi juga diiringi dengan berbagai bentuk aksi dari penolakan itu sendiri.

Eksistensi kader PKK diharapkan tetap terjaga setiap waktu, dan hendaknya mampu menunjang kesejahteraan masyarakat, termasuk juga perekonomian.

Selain itu, Wartawati mengajak semua kader untuk terus meningkatkan berbagai jenis program kegiatan di masing-masing kelompok kerja (Pokja).

Sementara itu, Bupati Solok diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Suharmen, mengapresiasi berbagai bentuk kegiatan dan program dari TP PKK Kabupaten Solok yang telah membantu pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat.

Ia berharap kader dapat meningkatkan sosialisasi mengenai manfaat dan kegunaan adanya berbagai program PKK mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga nagari.

"Kader PKK juga harus menjaga kekompakan kelompok sehingga terus meningkatkan prestasi," ujarnya.

Acara juga dihadiri Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Solok Dahliar Yulfadri Nurdin, Ketua Dharma Wanita Herlina Aswirman, dan Ketua TP PKK Kecamatan se Kabupaten Solok serta kader.

Teks Foto :
Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar