Silek Art Festival di Bukittinggi bakal diramaikan pesilat asing

id Silek Art Festival,Silek Art Festival di Bukittinggi,Silat Minangkabau

(Antara Sumbar/ist)

Bukittinggi, (Antaranews Sumbar) - Pesilat dari sejumlah negara akan meramaikan kegiatan Silek Art Festival yang dilaksanakan di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bukittinggi, Melfi Abra di Bukittinggi, Senin, mengatakan beberapa negara yang sudah mengonfirmasi keikutsertaannya yaitu Malaysia, Singapura, Amerika Serikat dan Perancis.

"Masih ada beberapa dari negara lain yang kami tunggu konfirmasi keikutsertaannya karena informasi yang diterima masih mengikuti acara serupa di negara lain," katanya.

Ia menjelaskan Silek Art Festival adalah bentuk kegiatan penguatan kebudayaan untuk memperkuat karakter bangsa yang menjadi program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam plafom Indonesiana.

Beberapa daerah di Indonesia ditunjuk untuk melaksanakan kegiatan masing-masing, di Sumbar berupa Silek Art Festival dan sudah dilaksanakan pembukaan di Padang, dilanjutkan di Sawahlunto, Tanah Datar, Payakumbuh kemudian penutupan di Bukittinggi pada 27 sampai 29 November 2018.

Bentuk kegiatan di Bukittinggi berupa silat internasional di mana pemerintah setempat mengundang pesilat asal daerah itu yang sudah mengembangkan seni bela diri tersebut hingga ke luar negeri.

"Jadi kami memanggil pulang para pesilat Bukittinggi untuk ikut mendukung acara sebagai langkah melestarikan dan mengenalkan budaya daerah khususnya pada generasi muda," katanya.

Pokja Dokumentasi dan Publikasi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumbar, Hasan Basri mengatakan Silek Art Festival terdiri dari sejumlah rangkaian acara di antaranya pertunjukan silat internasional, pameran, seminar, baca puisi dan lainnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan BPCB Sumbar ambil bagian mengenalkan asal mula silat melalui pameran cagar budaya bertema rumah gadang, masjid, surau dan silat.

Selain itu pihaknya juga akan mengenalkan tugas-tugas yang dilaksanakan oleh BPCB pada pengunjung kegiatan Silek Art Festival dan mengundang murid tingkat SMP mengikuti kegiatan menulis dan membaca puisi.

Peneliti di Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sumbar, Undri menambahkan dalam rangkaian kegiatan tersebut pihaknya mengadakan seminar bertema Revitalisasi Kebudayaan Minangkabau.

Dari kegiatan seminar dan rangkaian kegiatan lainnya diharapkan bisa menjadi sebuah masukan bagi program kerja pemerintah daerah dalam melestarikan budaya dan sejarah. ***1***
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar