5.215 CPNS Tanah Datar berebut 287 formasi

id Cpns, tanah datar

Sejumlah peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat mendengar pengarahan sebelum pelaksanaa ujian Tes Kemampuan Dasar. (Antara Sumbar/ist)

Batusangkar, (Antaranews Sumbar) - Sebanyak 5.215 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat bersaing untuk menempati sebanyak 287 formasi yang disediakan oleh pemerintah setempat.

Pelaksanaan ujian terhadap seluruh pelamar tersebut dilaksanakan selama 5 hari yang dimulai dari tanggal 31 Oktober sampai 4 November 2018 yang bertempat di Aula Perpustakaan Bung Hatta Kota Bukittinggi.

"Pelaksanaan ujian ini dikemas ke dalam 19 sesi dan diselenggarakan selama 5 hari," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tanah Datar, Suhermen di Bukittinggi, Minggu.

Ia menyebutkan, sebelumnya terdapat sebanyak 5.594 orang yang ikut dalam seleksi administrasi, akan tetapi dalam tahapan tersebut sebanyak 379 orang pelamar dinyatakan gugur sehingga menyisakan sebanyak 5.215 pelamar.

Menurutnya terkait dengan lokasi pelaksanaan tes yang berada di luar daerah Kabupaten Tanah Datar merupakan ketetapan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Selain dari Tanah Datar, lokasi tersebut juga dipergunakan oleh beberapa kabupaten/kota lain di Sumbar, seperti Kota Bukittinggi, Payakumbuh, Padang Panjang, Kabupaten Pasaman Barat, Pasaman, dan Limapuluh Kota.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam pelaksanaan ujian kompetensi dasar ini para peserta akan dihadapkan dengan tiga kelompok soal yakni TWK, TIU dan TKP dengan standar kelulusan masing-masing, seperti TWK dengan nilai minimal 75, TIU 80 dan TKP 143.

Menurut dia, setiap peserta harus memenuhi nilai standar tersebut (passing grade) untuk dapat dinyatakan lulus ujian dan apabila satu diantaranya tidak memenuhi syarat, maka dianggap gagal.

"Peserta yang lulus passing grade akan mengikuti ujian lanjutan, yaitu tes kemampuan bidang yang jadwal pelaksanaannya akan ditentukan oleh BKN," ujarnya.

Ia menambahkan, selama pelaksanaan ujian kompetensi dasar ini para peserta dijaga dengan ketat oleh petugas dan harus melalui registrasi yang sangat banyak, sehingga mustahil rasanya peserta dapat berbuat curang saat ujian.***4***
Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar