Delapan rumah di Padang Pariaman tertimbun longsor

id Longsor di padang pariaman

Anggota BPBD Padang Pariaman, Sumbar meninjau kondisi rumah yang terdampak longsor di Korong Kampuang Pinang Nagari III Koto Aur Malintang, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Jumat malam. (ANTARA SUMBAR/ istimewa)

Parit Malintang, (Antaranews Sumbar) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mencatat ada delapan rumah di daerah itu ditimpa longsor yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB kemarin akibat hujan deras yang mengguyur daerah itu.

"Lokasi rumah yang ditimpa longsor tersebut yaitu di Korong Kampuang Pinang Nagari III Koto Aur Malintang, Kecamatan IV Koto Aur Malintang," kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Padang Pariaman, Yendri di Parit Malintang, Sabtu.

Ia menyebutkan kondisi rumah yang terdampak longsor mulai dari rusak berat hingga ringan, dan hingga saat ini anggota BPBD setempat sedang membersihkan material longsor tersebut.

"Hari ini kita lanjutkan pembersihannya karena malam tadi belum maksimal," katanya.

Meskipun tidak ada korban jiwa, lanjutnya namun pemilik rumah yang terdampak longsor tersebut harus mengungsi ke musala terdekat.

Adapun warga yang rumahnya rusak berat akibat terdampak longsor yaitu Perianto (40), Alinas (40), dan Iskandar (70).

Sedangkan warga yang rumahnya yang rusak ringan yaitu Azwar Anas (30), Jamidar (65), Zainal Abidin (45), Syafruddin (40), dan Mian (80).

Selain merusak rumah, longsor juga melumpuhkan akses jalan antara Lubuk Basung, Kabupaten Agam dengan Padang Pariaman.

"Material longsor dan pohon tumbang menghambat lalu lintas jalan kedua daerah," ujarnya.

Ia menyebutkan adapun lokasi longsor tersebut yaitu satu lokasi di Kecamatan Sungai Geringging dan dua lokasi di Kecamatan IV Koto Aur Malintang.

"Pembersihan material dilakukan oleh anggota BPBD dan dibantu oleh anggota TNI serta masyarakat," kata dia. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar