Ini pesan Gusmal kepada guru TPA

id guru TPA

Bupati Solok, Gusmal didampingi Kabag Kesra menyerahkan buku kepada salah satu peserta guru. (Antara Sumbar/humas)

Arosuka, (Antaranews Sumbar ) - Bupati Solok, Sumatera Barat Gusmal mengharapkan guru Taman Pendidikan Al Quran (TPA) dan Madrasah Diniyah (MDA) dapat membentuk karakter siswa saat mengajarkan Al Quran sehingga siswa terhindar dari pengaruh negatif.

"Mari bersama-sama membentuk karakter anak-anak menjadi jati dirinya, jangan segan untuk menegur anak jika berperilaku yang menyimpang seperti LGBT atau menggunakan narkoba yang mulai marak di daerah," katanya di Arosuka, Minggu.

Hal ini disampaikan Gusmal pada Pelatihan guru TPA atau MDA yang merupakan sarana untuk meneguhkan iman dan taqwa kepada Allah SWT dengan menguatkan ukhuwah islamiah.

Menurutnya, untuk menjadi seorang pengajar atau guru TPA atau MDA yang baik harus bisa memahami sifat santri.

Maka dari situlah seorang pengajar harus dapat menciptakan suasana kondusif bagi para santri sehingga mudah dalam membentuk karakter yang baik nantinya.

Karena Tujuan TPA itu harus jelas, ada subjek (guru), objek (santri) muatan atau materi yang baku, sarana dan prasarana yang memadai, dana, struktur organisasi yang jelas dan adanya evaluasi bagi pengajar terhadap santrinya.

"Saya berharap guru TPA dan MDA dapat menyukseskan program pemerintah daerah magrib Al Quran dan Subuh berjamaah," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Asep Ajidin, mengatakan kegiatan ini, untuk mewujudkan sumber daya manusia yang profesional dalam melaksanakan tugas kependidikan TPA dan MDA di kabupaten Solok.

Jumlah peserta 40 orang terdiri dari Guru TPA dan MDA di Kabupaten Solok.

"Semoga dengan adanya pelatihan ini guru TPA dan MDA semakin termotivasi dalam melaksanakan tugasnya," ujarnya.

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar