Sekolah lapangan jadi media Pemkab Pariaman tingkatkan produksi kakao

id Produksi Kakao ,Kakao Padang Pariaman

Kakao.

Parit Malintang, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat berupaya meningkatkan produksi kakao dengan meningkatkan pengetahuan petani terhadap komoditas tersebut melalui sekolah lapang.

"Kami sudah melaksanakan sekolah lapang semenjak dua tahun lalu," kata Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman, Taufik Hidayat di Parit Malintang, Selasa.

Bentuk sekolah lapang tersebut berupa pelatihan kepada petani untuk merawat pohon kakao.

Pelatihan yang dilaksanakan tersebut diantaranya mulai dari sambung samping, cara pemangkasan, dan pengambilan buah yang baik.

"Dengan adanya sekolah lapang maka petani mengerti bagaimana perawatan kakao," katanya.

Ia menjelaskan petani yang dilatih tersebut tidak semata-mata memiliki kelompok namun harus memiliki minimal 20 batang kakao.

Sekolah lapang tersebut dilaksanakan oleh penyuluh dan tenaga ahli kakao serta kebun yang digunakan telah memiliki sertifikat.

"Kebun kakao yang kita gunakan untuk pelatihan berada di Batu Mangaum Kecamatan Sungai Geringging," ujarnya.

Ia menyampaikan digunakannya kebun tersebut sebagai lokasi pelatihan karena memiliki jenis kakao yang sama.

Ia mengatakan sekolah lapang tersebut dibentuk untuk meningkatkan produksi kakao di daerah itu yang saat ini mencapai lima ton per bulan.

Meskipun sekolah lapang tersebut dilaksanakan sejak dua tahun lalu namun hasilnya belum dapat dilihat dalam waktu cepat. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar