KONI minta atlet tidak terlena usai pencapaian di Asian Games

id Tono Suratman

Ketua KONI Pusat, Tono Suratman. (ANTARA FOTO)

Jakarta, (Antaranews Sumbar) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat mengimbau kepada atlet Indonesia untuk tidak terlena dengan pencapaian di Asian Games 2018 mengingat masih banyak kejuaraan nasional maupun internasional yang harus dihadapi.

"Dalam tiga tahun ke depan, kita bakal dihadapkan dengan SEA Games 2019 Manila, Olimpide 2020 di Jepang dan untuk agenda nasional, PON 2020 Papua. Makanya kita, termasuk atlet jangan terjebak euforia," kata Ketua Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman di Jakarta, Senin.

Apa yang disampaikan oleh orang nomor satu di KONI Pusat ini bukan tanpa alasan. Bertepatan dengan HUT ke-80 KONI pihaknya menginginkan semua insan olahraga nasional terus meningkatkan kinerja sesuai dengan Undang-Undang maupum aturan yang berlaku.

"Asian Games 2018 telah tuntas dengan prestasi yang membanggakan. Prestasi ini harus ditingkatkan. Jangan berhenti sampai situ. Sesuai peran KONI berdasarkan UU SKN, kita akan terus melakukan pendampingan mulai dari pembinaan atlet usia dini," katanya.

Guna mendukung persiapan atlet untuk menghadapi beberapa kejuaraan nasional dan internasional, KONI Pusat akan menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang melibatkan seluruh perwakilan KONI seluruh Indonesia di Jakarta, 17-18 Oktober 2018.

"Dalam rakornis akan dibahas semua, mulai dari evaluasi kinerja selama satu tahun terakhir. Selain itu menyiapkan langkah prestasi yang tepat untuk beberapa tahun ke depan. Semua pengurus harus siap dan sigap," kata Tono.

Terkait HUT ke-80 KONI, Tono menjelaskan jika lembaga yang dipimpinnya memasuki masa dewasa. Dengan demikian semuanya harus bekerja keras sesuai dengan tugas dan fungsinya. Tantangan ke depan dinilai bakal lebih ketat.

"Usia dewasa adalah masa kita untuk bekerja keras. Semoga kita semua bisa memberikan yang terbaik," kata mantan ketua PB IKASI itu.

Untuk mengisi HUT ke-80 KONI, beberapa kegiatan digelar mulai lomba tenis meja dan catur. Berikutnya donor darah, ziarah ke makam pahlawan hingga memberikan santuan pada anak yatim, serta donasi untuk korban bencana Palu-Donggala.

Pelaksanaan donasi bersamaan dengan acara puncak, yaitu KONI Fun Run 2018 di Jakarta, Minggu (21/10). Peserta perlombaan ditargetkan 3.000 peserta. Kegiatan ini juga didukung penuh Barisan Artis Nusantara. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar