Polisi ajak masyarakat bijak gunakan media sosial dan tidak terlibat penyebaran hoaks

id Talkshow Literasi Media

Talkshow Literasi Media edukasi bicara baik dan bijak bermedia sosial bersama Divisi Humas Mabes Polri di Padang, Sumbar, Rabu (10/10). (ANTARASumbar/Fathul Abdi)

Padang, (Antaranews Sumbar) - Kepolisian Daerah Sumatera Barat mengajak masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial, serta tidak terlibat dalam penyebaran hoaks.

"Seluruh pihak harus bijak menggunakan media sosial, serta berperan mencegah peredaran hoaks dan informasi yang belum jelas kebenarannya," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Syamsi di Padang, Rabu.

Hal itu disampaikannya dalam acara Literasi Media edukasi bicara baik dan bijak bermedia sosial bersama Divisi Humas Mabes Polri di salah satu hotel Kota Padang.

Sebelum mengunggah sesuatu, katanya, masyarakat diminta mengecek kebenaran informasi itu dari berbagai sumber terlebih dahulu, lalu pastikan kebenarannya.

Ia memaparkan saat ini hampir 52 persen penduduk Indonesia merupakan pengguna media sosial yang mempunyai akun di Facebook, Twitter, Instagram, dan lainnya.

Keadaan tersebut tanpa adanya kesadaran dari pengguna, akan memudahkan penyebaran hoaks, SARA, ujaran kebencian, yang berpotensi menimbulkan permusuhan dan perpecahan.

Sementara Analisis Kebijakan Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Slamet Pribadi menyebutkan pentingnya masyarakat membudayakan literasi, berbicara baik, serta bijak di dunia maya demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

”Banyaknya konten positif akan menekan konten hoaks, kebencian, pornografi, SARA, dan lain-lain," katanya.

Ia mengingatkan pihak kepolisian akan menjalankan aturan hukum sesuai Undang-undang yang berlaku bagi para pelaku.

“Penindakan hukum itu adalah upaya terakhir, namun yang penting itu melakukan pencegahan, dan munculnya kesadaran dalam diri masing-masing individu," katanya.

Sebelumnya, talkshow Literasi Media edukasi bicara baik dan bijak bermedia sosial bersama Divisi Humas Mabes Polri diikuti kalangan pelajar, mahasiswa, pegiat media sosial, dan beberapa wartawan di Padang. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar