LLDIKTI dorong kewirausahaan jadi mata kuliah wajib di perguruan tinggi

id LLDIKTI

Sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah X Andri (tengah). (Antara Sumbar/ Mario Sofia Nasution)

Padang, (Antaranews Sumbar) - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah X mendorong kewirusahaan menjadi mata kuliah wajib di seluruh perguruan tinggi di wilayah kerja mereka.

Sekretaris LLDikti Yandri A di Padang, Selasa mengatakan seluruh perguruan tinggi baik negeri maupun swasta didorong menerapkan mata kuliah kewirausahaan yang bertujuan membekali mahasiswa menjadi pengusaha.

"Kita berupaya mengubah pandangan mahasiswa yang biasanya ingin menjadi pegawai negeri berubah menjadi pengusaha sukses. Hal ini dimulai dari pengenalan kewirausahaan kepada mereka," kata dia.

Selain itu pihaknya juga menggelar Entrepreneurship Award II 2018 yang telah memasuki tahap evaluasi. Ia mencatat ada 217 proposal yang masuk dari seluruh perguruan tinggi swasta di wilayah kerja mereka.

"Sebanyak 173 proposal lolos masuk tahap evaluasi untuk kategori rencana bisnis dan 43 proposal kategori usaha berjalan," kata dia.

Menurut dia jumlah proposal yang masuk mencapai ratusan dan ini memperlihatkan keseriusan kampus terutama perguruan tinggi swasta menjadikan kewirausahaan sebagai mata kuliah wajib.

"Kita terus mendorong agar pelaksanaan kuliah kewirausahaan ini terus berjalan dan Enterprenurhip award sebagai tempat mereka mempraktikkan ilmu yang mereka dapat di kampus baik rencana bisnis maupun usaha yang telah berjalan," katanya.

Pihaknya menyediakan dana sebesar Rp114 juta untuk proposal yang terbaik dan puncak kegiatan akan diadakan di Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru yang rencananya akan dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Yandri menekankan kegiatan ini akan dilakukan setiap tahun untuk menumbuhkan jiwa kewirusahaan di kalangan mahasiswa sehingga mereka dapat mengembangkan potensi yang mereka miliki.

"Lulusan perguruan tinggi nantinya selain menguasai persoalan akademik juga mampu membuka usaha sehingag pilihan mereka nantinya semakin banyak," kata dia. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar