BPKP: kawasan tarok tingkatkan perekonomian warga

id kawasantarok

Sekretaris Utama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI, Dadang Kurnia. (ANTARASUMBAR/Aadiat MS)

Parit Malintang, (Antaranews Sumbar) - Sekretaris Utama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI, Dadang Kurnia mengatakan pengembangan Kawasan Terpadu Tarok City di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat dapat meningkatkan perekonomian warga.

"Menurut keterangan bupati nanti kawasan ini akan dibangun sejumlah perguruan tinggi dan pusat pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang tentunya membutuhkan kos serta tempat rekreasi," kata dia saat mengunjungi Kawasan Terpadu Tarok di 2x11 Kayu Tanam, Sabtu.

Ia mengatakan dengan adanya kebutuhan kos tersebut maka warga setempat dapat memanfaatkannya untuk peningkatan perekonomian.

Hal tersebut, lanjutnya telah terjadi di sejumlah daerah yang menjadikan kawasannya menjadi kampus.

Namun untuk di Kawasan Terpadu Tarok akan lebih diuntungkan karena juga dibangun Diklat yang tentunya peserta pelatihannya akan mencari objek wisata.

"Pelatihan kan biasanya memakan waktu sampai enam hari dan selama itu tentu mereka butuh hiburan," katanya.

Menurutnya hal ini bisa dimanfaatkan warga setempat untuk meningkatkan taraf ekonominya.

Pihaknya pun juga akan membangun Diklat di kawasan itu dengan luas lahan sekitar 20 hektare yang mana biasanya para pesertanya juga mengunjungi sejumlah objek wisata.

"Hal inilah yang dapat dimanfaatkan pemerintah dan warga setempat," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni mengatakan adanya tanah negara seluas 697 hektare di daerah itu merupakan anugerah apalagi di dekat kawasan itu terdapat objek wisata.

"Inilah anugerah yang diperoleh Padang Pariaman," ujar dia.

Adapun objek wisata itu yaitu pemandian alam Lubuak Bonta dan rumah putiah yang merupakan bangunan peninggalan Belanda.

Selain itu juga terdapat objek wisata Puncak Anai yang merupakan pemandian alam di atas perbukitan yang menyajikan pemandangan bukit barisan dan laut

Sedangkan sarana yang akan dibangun di daerah itu yaitu di antaranya Universitas Negeri Padang, Politeknik Negeri Padang, Institut Seni Indonesia Padang Panjang, rumah sakit, dan sejumlah Diklat.*

Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar