Wabup Pasaman: Kirab pemuda perkuat persatuan bangsa

id Kirab pemuda

Wabup Pasaman Atos Pratama menyerahkan petaka kirab pemuda kepada perwakilan peserta asal Pasaman (Ist)

Lubuk Sikaping (Antaranews Sumbar) - Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama mengatakan program kirab pemuda 2018 merupakan kegiatan yang positif dalam memperkuat persatuan bangsa, karena telah mempertemukan para pemuda dari Sabang hingga Merauke.

"Kita mengapresiasi penunjukan Kabupaten Pasaman sebagai tuan rumah satu-satunya pelaksanaan Kirab Pemuda Indonesia tahun 2018 oleh pihak Kemenpora RI,"kata Wabup Atos di Lubuk Sikaping, Jumat.

Terkait merupakan kebanggaan tersendiri dan bagi seluruh masyarakat Pasaman. Dimana Kota Lubuksikaping dijadikan titik singgah Kirab Pemuda Indonesia dan satu-satunya di Sumatera Barat. Seluruh pemuda se Nusantara hadir disini, ujar Atos.

Ia berharap, pelaksanaan kirab pemuda tersebut membawa dampak positif bagi masyarakat di daerah itu, khususnya bagi para pemuda.

Mudah-mudahan selama pelaksanaan kirab ini berjalan lancar dan aman serta berkontribusi bagi pengembangan pemuda ke depan, ujarnya.

Sebab, peran pemuda dalam sejarah perjuangan bangsa tidak dapat dikesampingkan. Pemuda, merupakan momentum yang sangat penting dan tidak dapat terpisahkan dari mata rantai perjuangan Indonesia dalam merebut kemerdekaan.

"Pemuda, telah berhasil menyatukan gerak langkah seluruh bangsa untuk melakukan perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme yang telah menjajah selama lebih dari tiga setengah abad," ujarnya.

Kini, pemuda telah memberikan semangat dan motivasi baru bagi bangsa ini. Untuk memperjuangkan nasib dan eksistensinya sebagai bangsa yang merdeka, bersatu dan berdaulat.

"Dengan kirab pemuda ini dapat memberikan makna bahwa Indonesia ini sangat luas. Dengan berbagai macam suku bangsa, adat istiadat serta bahasa tetapi tetap satu, dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika," katanya.

Kirab pemuda, dapat memberikan dan mengangkat hasrat dan martabat pemuda yang berjiwa nasionalisme, cinta tanah air dan berwawasan. Kokoh dan mengedepankan akhlak mulia diatas semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

"Pasa hakekatnya, kami sangat berbahagia sekali karena adik-adik telah menginjakkan kaki sampai di ranah minang Pasaman Saiyo. Saiyo, berarti Sehat, Aman, Indah, Yakin dan Optimis," katanya.

Sebelumnya, para peserta kirab pemuda ini dijemput langsung di perbatasan Sumatera Utara dengan Kabupaten Pasaman, tepatnya di Muara Cubadak, Nagari Padang Mentinggi, Kecamatan Rao, Kamis (13/9) malam.

Pelaksanaan kirab ini diikuti sekitar 900-an peserta, terdiri dari masing-masing OPD, TNI/Polri, pelajar SD, SMP dan SMA sederajat, mahasiswa dan organisasi kepemudaan lainnya.

Turut hadir pada pembukaan kirab Pemuda Indonesia, Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Prof. Faisal Abdullah, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Benni Warlis mewakili Gubernur Sumbar, Benni Warlis, Wakil Bupati Padang Pariaman, Suharti Bur, Kadisporapar Pemprov Sumbar, Adib Alfikri, unsur Forkopimda, para Kepala OPD dan seratus pemuda nasional. *
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar