Sekarang berbagai olahan panganan Pesisir Selatan bisa didapatkan di Warung Promosi

id Peluncuran Warung Promosi

Peluncuran Warung Promosi di Pesisir Selatan. (ist)

Painan, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, meluncurkan Warung Promosi sebagai media mengenalkan pelbagai olahan panganan yang diproduksi masyarakat kepada wisatawan

"Warung Promosi ini didirikan di Objek Wisata Pantai Carocok yang merupakan salah satu objek wisata andalan dengan harapan seluruh olahan panganan yang ada bisa dengan cepat diketahui khalayak," kata Kepala Dinas Pangan setempat, Alfis Basyir usai peluncuran di Painan, Kamis.

Ia menambahkan, Warung Promosi ini diharapkan menjadi nilai tambah bagi dunia kepariwisataan setempat, karena hingga saat ini wisatawan masih kesulitan menemukan lokasi penjual oleh-oleh usai menikmati keindahan alam Pesisir Selatan.

Selain itu, dengan adanya Warung Promosi diharapkan mampu memacu masyarakat dalam menciptakan olahan panganan khas dan tentu saja menggugah selera.

"Yang tidak kalah penting olahan panganan itu mengandung gizi yang cukup dan sehat," katanya lagi.

Sementara itu, Robi Marta (38) salah seorang penggiat wisata di Pantai Carocok Painan mendukung penuh kegiatan tersebut dan berharap Warung Promosi benar-benar mampu menjadi media dalam mempopulerkan pelbagai olahan panganan di Pesisir Selatan.

"Saat ini aneka olahan panganan yang ada cenderung sama dengan beberapa daerah di Sumatera Barat dan bahkan panganan itu didatangkan dari luar kabupaten. Mudah-mudahan keberadaaan Warung Promosi mampu memacu masyarakat dalam mengkreasikan olahan panganan," sebutnya.

Dengan begitu ungkapnya, maka akan lebih memanjakan wisatawan karena selain memiliki keindahan bahari yang memukau Pesisir Selatan juga memiliki aneka olahan panganan yang nikmat.

Warung Promosi tersebut diluncurkan oleh sejumlah pejabat di Pesisir Selatan mulai dari Kepala Dinas Pangan, Ketua TP PKK, Komandan Kodim 0311/Pesisir Selatan, Staff Ahli Kabupaten dan lainnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar