Tiga etape TdS 2018 bakal lewati Agam

id Tour de Singkarak,TdS 2018

Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga Agam, Retmiwati. (ANTARA SUMBAR/Yusrizal)

Lubukbasung, Sumbar, 12/9 (Antara) - Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengatakan tiga dari delapan etape Tour de Singkarak (TdS) yang bakal digelar 3 hingga 11 November 2018 melewati daerah itu.

"Tiga etape itu yakni, etape satu, etape empat dan etape lima," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga Agam, Retmiwati di Lubukbasung, Rabu.

Etape satu pada Sabtu (3/11), dengan start Bukitinggi dan finis di Tanahdatar melalui Kecamatan Ampekangkek dan Baso Kabupaten Agam.

Sementara etape empat pada Rabu (7/11) dengan start dari Kota Padang dan finis di Ambun Pagi Kabupaten Agam, melalui Kecamatan Tanjungmutiara, Lubukbasung, Tanjungraya dan Matur.

Sedangkan etape lima pada Kamis (8/11) dengan start dari Limapuluh Kota dan finis di Pasaman melalui Kecamatan Baso, Ampekangkek, Tilatangkamang dan Palupuh.

"Delapan kecamatan akan dilewati peserta TdS 2018," tegasnya.

Saat melewati daerah itu, pihaknya akan menampilkan kesenian tradisional Minangkabau berupa tambua tansa dan kesenian lainnya untuk menghibur para peserta.

Kesenian tradisional itu berasal dari kelompok sanggar yang ada di kecamatan yang akan dilewati tersebut.

"Pada tahun lalu kami juga menampilkan kesenian tradisional Minangkabau di daerah yang dilewati peserta," katanya.

Terkait Agam tidak menjadi lokasi start pada TdS 2018, ia menambahkan daerah itu masih sedikit memiliki hotel standar untuk penginapan peserta, anggaran yang dibutuhkan cukup besar dan lainnya.

Namun Agam merupakan lokasi rute yang cukup menantang bagi peserta karena memiliki Kelok 44.

Selain itu, daerah itu memiliki pemandangan yang cukup bagus karena memiliki laut, gunung, Danau Maninjau dan lainnya

"Kelok 44 menjadi daya tarik bagi peserta selama pelaksanaan TdS, karena memiliki tanjakan, tikungan yang banyak dan pemandangan yang indah," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar