Pariaman tetap berikan imunisasi MR

id Imunisasi MR

(ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/pd/17)

Pariaman, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, tetap melakukan imunisasi campak dan Measles Rubella (MR) kepada anak usia sembilan bulan hingga 15 tahun di daerah itu.

"Vaksin rubella ini penting bagi kesehatan anak-anak Indonesia khususnya di Kota Pariaman. Oleh karena itu semua pihak hendaknya mendorong pelaksanaan," kata Wakil Wali Kota Pariaman, Genius Umar di Pariaman, Rabu.

Meskipun terdapat pro dan kontra pelaksanaan imunisasi campak dan rubella, pertimbangan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dinilai telah cukup memberikan pemahaman kepada masyarakat, sebutnya.

Namun, ujarnya, pemerintah daerah tidak akan melakukan unsur intimidasi atau pemaksaan kepada setiap anak dan wali murid untuk melakukan vaksin tersebut.

Bahkan, sebelum dilakukan vaksin campak dan rubella, terlebih dahulu orang tua dan anak diberitahukan atau dimintai persetujuan agar tidak menimbulkan persoalan kedepannya.

"Sama sekali tidak dibenarkan adanya unsur pemaksaan dalam hal tersebut," ujarnya.

Ia menjelaskan apabila setiap anak tidak diberikan vaksin campak dan rubella maka berpotensi mengalami gangguan kesehatan seperti buta, tuli, kerusakan jantung bahkan kematian.

Sebagai contoh di Kota Pariaman sudah terdapat beberapa kasus campak dan rubella dua diantaranya mengalami kematian.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Bachtiar mengatakan untuk daerah itu sekitar 16 persen anak usia sembilan bulan hingga 15 tahun telah dilakukan vaksin campak dan rubella.

"Target pemerintah setempat yaitu 95 persen atau 24.504 jiwa, kita berharap hal itu dapat tercapai serta mendapat dukungan dari semua pihak," katanya.

Sementara itu Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar meminta pemerintah tidak memaksanakan pemberian imunisasi campak dan rubella pada anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di daerah itu.

Ia menyarankan anak yang diimunisasi adalah yang diizinkan oleh orang tuanya. ***4***
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar