SMPN 4 Kemaling, 11 Laptop dan 4 Infocus Raib

id SMPN 4 Kemaling, 11 Laptop dan 4 Infocus Raib

Padangpanjang, (ANTARA) - Ruangan Kepala Sekolah dan Tata Usaha Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 dibobol maling, Selasa dini hari.

Akibatnya, 11 laptop dan empat infocus berhasil digondol maling. Ditaksir SMPN 4 mengalami kerugian sekitar Rp100 juta.

"Pelaku pencurian diduga lebih dari satu orang. Mereka masuk ke ruangan Kepala Sekolah dengan cara mengupak jendela dan mencongkel terali besi dekat meja kerja," sebut Kepala Sekolah SMPN 4, Afrizal, Selasa.

Dia mengatakan, dari 11 laptop tersebut diambil dari dua lemari yang ada di ruangan kerja Kepala sekolah masing-masing sembilan laptop Accer, dua laptop Toshiba dan enam infocus merek BenQ.

"Setelah mengetahui sekolah dibobol maling, kami mengitari sekolah dan menemukan dua alat infocus tergeletak di bawah jendela yang tidak berhasil di bawa maling," katanya.

Selain ruangan ini, pelaku juga mengupak jendela ruangan TU. Namun karena tidak ada barang yang berharga, pelaku mengacak-ngacak ruangan sehingga kertas bertebaran.

Selain kerugian materi, Afrizal menyebutkan, sekolah juga kehilangan materi ajar yang sudah disusun sedemikian rupa. Sehingga ini sedikit mempengaruhi proses belajar mengajar (PBM), karena harus dilakukan dengan pola manual.

Pengalaman dari dua kali mengalami kecurian sejak 2008 lalu, Afrizal mengharapkan sekolah itu diberikan tambahan tenaga kemanan.

"Satu kemanan yang ada saat ini dibiayai dengan dana BOS. Untuk menambah lagi, tentu tak mungkin, karena tiga tenaga honore lainnya juga ditanggung menggunakan dana BOS," kata dia.

Sementara Kapolres Kota Padangpanjang, AKBP Sofyan Hidayat membenarkan pihaknya telah menerima laporan pihak SMPN 4 atas peristiwa pencurian yang mengakibatkan kerugian materil sekitar Rp100 juta.

Pada hari yang sama SMK Karya yang letaknya berdampingan dengan SMPN 4 juga disatroni maling, namun tidak laporan kehilangan.

"Diduga tidak berhasil mendapatkan apa-apa di SMK Karya, pelaku mengalihkan aksinya di SMPN 4. Hingga saat ini, pihak kami tengah menyelidiki dan pengembangan kasusu ini," katanya.

"Kepada masyarakat dia mengimbau agar meningkatkan kewaspadaan dan menggiatkan siskamling untuk mengantisipasi maraknya pencurian," kata dia. (ben)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar