31 siswa SMA Pasaman ikut ajang temu kreatifitas GenRe, dilepas Sekda

id GenRe

Sekda Kabupaten Pasaman M. Saleh melepas 31 peserta asal daereh itu untuk ikut ajang kreatifitas GenRe di Kota Sawahlunto. (Ist)

Lubuk Sikaping, (Antaranews Sumbar) - Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, M Saleh resmi melepas 31 remaja peserta ajang temu kreatifitas GenRe dan perkemahan bhakti saka kencana PIK Remaja tingkat Sumatera Barat di Sawahlunto.

Adapun 31 peserta berasal dari siswa-siswi SMA 1 Lubuksikaping, MAN 1 Pasaman, SMK 1 Bonjol dan SMA 1 Bonjol,dilepas dari halaman Kantor Bupati Pasaman, Selasa.

Kegiatan tersebut dihelat selama empat hari, dimulai sejak 28-31 Agustus 2018.

Sekda Kabupaten Pasaman, M Saleh mengatakan, para remaja utusan daerah itu akan mengikuti sejumlah cabang lomba pada ajang tersebut. Ia pun berharap, kontingen Pasaman tampil menjadi yang terbaik dan membawa harum nama Pasaman.

"Tapi ingat, berlombalah dengan menjunjung tinggi sportifitas dan kejujuran. Kepada para pelatih dan pendamping, saya minta terus mengembangkan kemampuan para peserta," katanya.

Peran remaja dalam mengisi bonus demografi sangat penting. Bonus demografi ini akan sulit dicapai apabila tingkat kesehatan, pendidikan masyarakat, serta partisipasi perempuan dalam angkatan kerja masih rendah.

"Untuk meraih bonus demografi ini remaja dituntut menjadi generasi yang sehat dan berkualitas serta produktif. DPPKB, sangat berpartisipasi aktif dalam pembinaan remaja lewat program Generasi Berencana (GenRe)," ujarnya.

Dengan program GenRe, para remaja lebih matang dan siap mengarungi kehidupan berkeluarga serta menciptakan ramah dan tegar remaja.

"Lewat program GenRe ini, mereka mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana, bekerja, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi," ujar Saleh.

Program GenRe, dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan serta sikap dan perilaku positif remaja tentang kesehatan dan hak-hak reproduksinya.

"Sasaran program GenRe ini remaja usia 10-24 tahun dan belum menikah, keluarga serta masyarakat peduli remaja," katanya.

Lanjut Sekda, pusat informasi konseling remaja dan saka kencana adalah suatu wadah kegiatan program GenRe dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja, mahasiswa kelak.

"Adapun pelayanan informasi dan konseling (PIK) remaja dapat dibentuk melalui jalur pendidikan, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi dan jalur masyarakat," ujarnya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasaman, Yusnimar mengatakan, dalam ajang tersebut, para remaja itu akan mengikuti sebanyak 11 cabang lomba. Kegiatan dipusatkan di Camping Ground Kandih, Sawahlunto selama empat hari lamanya.

Kegiatan ini dilaksanakan mulai 28-31 Agustus 2018. Jenis lomba yang diikuti, yakni ustadz/ustadzah GenRe, story telling GenRe, pentas kreasi seni, fun cooking, cipta mars GenRe, jelajah adventure, pionering, flashmob of GenRe, ranking 1 GenRe hebat, enterpreuner of GenRe, tapak perkemahan, jelas Yusnimar.

Dikatakan, banyak manfaat didapat para remaja dalam kegiatan itu nantinya. Salah satunya membentuk remaja tangguh, ramah, beretos kerja, berintegrasi dan berjiwa gotong royong.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar