Dinas Kehutanan Sumbar siapkan pemandu wisata

id Dinas Kehutanan Sumbar,Pemandu Wisata

Kepala KPHP Unit IX Pesisir Selatan, Mardianto ketika meninjau Air Terjun Tujuh Timbulun di Kecamatan Lengayang (13/2/18). (ANTARA SUMBAR/Istimewa)

Painan, (Antaranews Sumbar) - Dinas Kehutanan Sumatera Barat menyiapkan 20 orang yang menetap di Kabupaten Pesisir Selatan, provinsi itu sebagai pemandu wisata handal melalui pelatihan selama tiga hari sejak 26 hingga 28 Agustus 2018.

"Pelatihan ini merupakan kegiatan lanjutan yang kami laksanakan guna memaksimalkan pengembangan objek wisata di Pesisir Selatan," kata Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Pesisir Selatan, Dinas Kehutanan Sumatera Barat, Madrianto di Painan, Kamis.

Ia menambahkan, pihaknya tahun ini menjalin kemitraan dengan tujuh instansi di Pesisir Selatan dalam mengelola objek wisata yang berada di kawasan hutan, dan mereka yang dilatih adalah personel pelaksana.

Instansi itu ialah Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Tunas Muda Bersama, Nagari (Desa Adat) Lakitan Tengah, BUMNag Sungai Liku Pelangai, Nagari Sungai Liku, BUMNag Pelangai Gadang, Nagari Pelangai Gadang.

Selanjutnya, BUMNag Sungai Sirah Air Haji, Nagari Sungai Sirah Air Haji, BUMNag Tunas Baru, Nagari Inderapura Selatan, BUMNag Bersama Sambungo Indah yang berada di Nagari Sungai Sirah Silaut, Nagari Silaut, dan Nagari Sambungo serta Koperasi Usaha Mandiri.

"Selain objek wisata air terjun, diantara instansi tersebut juga berencana mengelola objek wisata bahari berupa pantai," sebutnya.

Pelatihan yang diberikan meliputi pengenalan navigasi, pemetaan, penguatan kelembagaan pengelolaan wisata alam, teknik pemanduan wisata alam, identifikasi objek wisata alam, pengelolaan pengunjung, pertolongan pertama gawat darurat, dan lainnya.

"Melalui pelatihan yang diberikan kami berharap personel yang mengelola objek wisata memiliki keterampilan yang mumpuni sehingga mampu mengelola objek dengan baik," katanya lagi.

Terpisah, Wali Nagari Lakitan Tengah, Irwandi mendukung penuh pelatihan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Kehutanan Sumatera Barat, melalui pelatihan ia berharap muncul pemandu wisata handal yang mampu mengelola objek wisata dengan baik.

"Di nagari kami terdapat tujuh buah air terjun dan masing-masingnya memiliki keindahan dan keunikan, melalui pelatihan kami berharap personel yang kami utus mampu mengelola lokasi itu menjadi objek wisata alternatif selain objek wisata bahari yang menjadi andalan Pesisir Selatan," sebutnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar