Ini upaya Dishut Sumbar kembangkan potensi wisata kawasan hutan di Pesisir Selatan

id Madrianto

Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Pesisir Selatan, Dinas Kehutanan Sumatera Barat, Madrianto. (Antara Sumbar / Didi Someldi Putra)

Painan, (Antaranews Sumbar) - Dinas Kehutanan Sumatera Barat menjalin kemitraan dengan tujuh Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) di Pesisir Selatan dalam upaya memaksimalkan potensi wisata yang ada di masing-masing nagari (desa adat) setempat.

"Banyak potensi wisata di dalam kawasan hutan yang bisa dikembangkan seperti air terjun, dan pantai namun selama ini masyarakat terkendala dalam pengelolaannya karena status areal yang masuk ke dalam kawasan hutan," kata Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Pesisir Selatan, Dinas Kehutanan Sumatera Barat, Madrianto di Painan, Kamis.

Ia mengatakan melalui kemitraan maka pengelolaan bisa dengan leluasa dilakukan masyarakat. Kendati demikian tetap mentaati persyaratan-persyaratan yang telah disepakati bersama.

"Merusak hutan, mengganggu ekosistem hutan merupakan beberapa persyaratan yang tidak boleh dilanggar, jika dilanggar maka akan berdampak pada kelanjutan kemitraan," sebutnya.

Bahkan ujarnya, jika terjadi pelanggaran yang dianggap cukup fatal maka tidak menutup kemungkinan kemitraan akan diputus, walaupun baru berjalan dua hingga tiga tahun.

"Rata-rata kemitraan akan dilangsungkan dalam kurun waktu 10 tahun dan akan ada evaluasi sebelum kemitraan diperpanjang. Namun jika ada pelanggaran yang fatal sebelum sampai waktu perjanjian kemitraan bisa diputus," sebutnya lagi.

Melalui kemitraan, Dinas Kehutanan tidak saja mendorong pengembangan objek wisata melalui anggaran baik yang ada di provinsi ataupun kementerian, namun juga mendorong pengembangan melalui penguatan kelembagaan, dan juga kecakapan personel pengelola melalui pelatihan-pelatihan.

Ketujuh BUMNag yang bermitra itu adalah BUMNag Tunas Muda Bersama, Nagari Lakitan Tengah, BUMNag Sungai Liku Pelangai, Nagari Sungai Liku, BUMNag Pelangai Gadang, Nagari Pelangai Gadang.

Selanjutnya, BUMNag Sungai Sirah Air Haji, Nagari Sungai Sirah Air Haji, BUMNag Tunas Baru, Nagari Inderapura Selatan, BUMNag Bersama Sambungo Indah yang berada di Nagari Sungai Sirah Silaut, Nagari Silaut, dan Nagari Sambungo serta Koperasi Usaha Mandiri. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar