Temuan tas mencurigakan di Pasaman Barat bukan berisi bom

id Tas,Tas berisikan bom

Jajaran Polres Pasaman Barat saat mengamankan tas misterius yang diduga bom di Laban Kecamatan Luhak Nan Duo. Setelah diperiksa tas itu tidak berisikan bom tetapi sejumlah perlengkapan pakaian dan lainnya.

Simpang Empat,(Antaranews Sumbar) - Warga Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) heboh dengan penemuan sebuah tas yang diduga berisikan bom di Laban Kecamatan Luhak Nan Duo beberapa waktu lalu.

Namun, pihak kepolisian memastikan tas misterius itu tidak berisikan bom tetapi hanya berisikan pakaian, carger handphone, gunting dan beberapa buku.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, AKBP, Iman Pribadi Santoso, Senin (20/8) mengatakan temuan tas mencurigkan itu sempat menghebohkan warga sekitar.

Sebab, informasidilapangan yang beredar tas itu ditinggal pemiliknya berisikan bom. Namun setelah diperiksa tidak bom.

"Awalnya mendapat informasi itu petugas memasang garis polisi di lokasi dan mengamankan tas untuk diselidiki isinya," katanya.

Setelah diperiksa ternyata isi tas itu bukan bom tetapi bermacam barang seperti pakaian, gunting dan lainnya.

Ia meminta masyarakat tidak panik dan termakan isu negatif karena bisa saja tas itu tertinggal oleh warga sekitaratau pengendara yang lewat di lokasi itu.

Namun ia tetap berharap masyarakat tetap waspada dan berhati-hati apabila melihat barang yang mencurigakan atau warga baru.

Jika melihat kegiatan aneh atau melanggar hukum segera melaporkan kepada petugas kepolisian.

"Hingga saat ini kondisi keamanan Pasaman Barat masih kondusif," ujarnya.

Sementara itu anggota Brimob Sumbar, Aiptu Bendrial yang melakukan pemeriksaan isi tas itu memastikan bahwa isi tas tidak mengandung bahan peledak.

Mereka hanya menemukan sejumlah pakaian dan parelatan pribadi seperti gunting dan lainnya.

Sebelumnya warga Laban Kecamatan Luhak Nan Duo curiga tas tersebut berisi bom karena pemiliknya meninggalkan tas warna abu-abu begitu saja.

Merasa curiga dengan isinya tas tersebut warga melaporkanperistiwa tersebut kepada Polres Pasamaan Barat.

Setelah menerima laporan, petugas dari Polres Pasaman Barat langsung melakukan koordinasi dengan anggota Brimob Polda Sumbar yang kebetulan sedang partroli di Pasaman Barat.

Setelah diamankan dan pemasangan police line di sekitar lokasi, anggota brimob mencoba menganalisa isi tas tersebut di Mapolres Pasaman Barat.

Saat diperiksa menggunakan metal detektor, tas menunjukan kandungan besi. Namun setelah dibuka menggunakan sejumlah alat secara manual petugas bisa memastikan bahwa tas tersebut tidak berisi bahan peledak atau bom tetapu menemukan sejumlah pakaian, carger hendphone, gunting dan beberapa buku. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar