Peserta upacara HUT Kemerdekaan di Kanwil Kemenkumham Sumbar kenakan baju adat Minangkabau

id upacara HUT Kemerdekaan RI,Kemenkumham Sumbar,Baju Adat Minangkabau

Peserta upacara HUT Kemerdekaan di Kanwil Kemenkumham Sumbar kenakan baju adat Minangkabau

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumbar Dwi Prasetyo Santoso, saat upacara peringatan Kemerdekaan RI, di Rutan Anak Air Padang, Jumat (17/8). (ANTARA SUMBAR/istimewa)

Padang, (Antaranews Sumbar) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat menjadikan pakaian adat Minangkabau sebagai konsep dalam melaksanakan upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI pada 2018.

"Peserta upacara mengenakkan pakaian adat tradisional Minangkabau, ini berlaku bagi seluruh Satuan Kerja (Satker)," kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumbar Dwi Prasetyo Santoso, usai melaksanakan upacara di Rutan Anak Air Padang, Jumat.

Tidak hanya di Padang saja, katanya, konsep ini juga diikuti seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kemenkumham Sumbar.

Mulai dari Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan (Rutan), Kantor Imigrasi, dan lainnya.

"Peringatan hari kemerdekaan juga harus dijadikan momen mengenalkan kembali tradisi dan kebudayaan daerah," katanya.

Sebagai orang yang berasal dari Jawa Tengah, ia mengaku ada rasa kebanggaan tersendiri ketika mengenakan pakaian adat tersebut.

"Indonesia memiliki keragaman adat dan budaya, suatu pengalaman berharga ketika bisa memakai serta bersentuhan dengan adat kebudayaan daerah lain," katanya.

Itu adalah kali kedua bagi jajaran Kemenkumham melaksanakan upacara peringatan kemerdekaan mengenakan pakaian adat.

Karena pada 17 Agustus 2017, konsep yang sama juga dilakukan oleh instansi berseragam warna biru itu.

Selain upacara, juga dilakukan penyerahan remisi secara simbolis kepada warga binaan pada hari kemerdekaan di Rutan Padang.

Untuk Sumbar jumlah penerima remisi sebanyak 2.281 orang, dengan rincian sebanyak 2.236 penerima Remisi Umum I, dan 45 orang kategori Remisi Umum II (langsung bebas). ***4***
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar