Pemkab Dharmasraya ajak Suku Anak Dalam tidak nomaden

id Suku Anak Dalam,Dharmasraya Bantu SAD,Kartu Indonesia Sehat

Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyerahkan secara simbolis kartu BPJS dan Dokumen Kependudukan kepada perwakilan Suku Anak Dalam (SAD). (ANTARA SUMBAR/Humas Dharmasraya)

Pulau Punjung, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, membantu Suku Anak Dalam untuk memperoleh fasilitas pemerintah, sebagai upaya memberikan hak yang sama kepada mereka.

"Fasilitas yang diberikan seperti Kartu Indonesia Sehat, dokumen kependudukan KTP dan KK," kata Kepala Dinas Sosial Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB) Dharmasraya, Bobi Perdana Riza di Pulau Punjung, Jumat.

Ia mengatakan penyerahan sudah dilakukan oleh Bupati Sutan Riska Tuanku Kerjaaan secara simbolis kepada perwakilan kepala suku setelah peringatan HUT RI ke-73, di halaman kantor bupati setempat.

Berdasarkan data sedikitnya 50 warga atau 19 kepala keluarga (KK) Suku Anak Dalam akan dibantu untuk mendapatkan fasilitas pemerintah secara gratis, kata dia.

Untuk tahap awal, pemerintah setempat sudah berikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan dokumen kependudukan untuk tiga warga Suku Anak Dalam.

"Ke depan secara bertahap akan dituntaskan," tegasnya.

Ia berharap upaya yang dilakukan memudahkan warga Suku Anak Dalam untuk mendapatkan akses layanan pemerintah.

Ke depan warga Suku Anak Dalam tidak lagi berpindah tempat atau nomaden. Kalaupun berpindah, sebutnya warga Suku Anak Dalam sudah memiliki tempat untuk menetap untuk kembali.

Ia menyebutkan 19 KK Suku Anak Dalam tersebut berdomisili di Nagari (Desa Adat) Banai, Kecamatan IX Koto dan Nagari Bonjol, Kecamatan Koto Besar.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar