Siswa mengenal nusantara kunjungi RKB Payakumbuh, pelajari kerajinan dan kuliner (Video)

id SMN 2018

Sebanyak 30 Siswa Mengena Nusantara dan tiga guru pendamping mengunjungi Rumah Kreatif BUMN (RKB) di Payakumbuh. (Antara Sumbar/Novia Harlina)

Ketika kembali nanti ke Sulawesi Selatan, silakan bercerita ke teman-teman, keluarga dan kerabat di sana mengenai pengalaman selama di Ranah Minangkabau
Payakumbuh, (Antaranews Sumbar) - Siswa SMA/SMK Provinsi Sulawesi Selatan yang tergabung dalam program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2018 mengunjungi Rumah Kreatif BUMN (RKB) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Kamis.

Kedatangan mereka ke Payakumbuh merupakan rangkaian kegiatan SMN 2018 selama tujuh hari di Sumatera Barat.

Kepala BNI Cabang Payakumbuh, Muhammad Yusrin mengatakan generasi muda dari Sulawesi Selatan dapat belajar dan mengenal budaya, kuliner hingga kerajinan yang ada di Kota Payakumbuh, kemudian menjadi pengalaman hidup yang berguna nantinya.

Sebanyak 30 SMN asal Sulawesi Selatan dan tiga guru pendamping selama di RKB Payakumbuh dikenalkan kuliner-kuliner khas Minangkabau seperti rendang dengan berbagai variasi.

Kemudian kuliner lokal seperti galamai dengan beberapa vasiasi, keripik pisang, dan kuliner lainnya.

Sementara perwakilan dari PT Bukit Asam, Juliana berharap kegiatan ini dapat bermanfaat dan memotivasi siswa lebih kreatif dan mencintai Indonesia.

Setelah lima hari di Sumatera Barat, lanjutnya siswa/siswi ini sudah berkeliling mulai dari Kota Padang, Padang Panjang, Bukittinggi dan hari ini di Kota Payakumbuh.

"Ketika kembali nanti ke Sulawesi Selatan, silakan bercerita ke teman-teman, keluarga dan kerabat di sana mengenai pengalaman selama di Ranah Minangkabau," katanya.

Ia menambahkan kegiatan ini juga diharapkan dapat menambah motivas siswa dalam belajar dan terus menggali potensi diri, karena kelak mereka adalah calon-calon pemimpin negeri ini.

PT Bukit Asam dan PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) merupakan dua BUMN yang ditugaskan menjadi pelaksana kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri di Sumbar pada 2018. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar