Ciptakan lapangan kerja baru, Wawako minta mahasiswa jangan terobsesi jadi PNS

id Erwin Yunaz

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz membuka kegiatan orientasi mahasiswa baru Fakultas Peternakan Univeraitas Andalas (Unand) kampus Payakumbuh. (Antara Sumbar/Novia Harlina)

Dengan berwirausaha kita juga bisa membuka lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian di daerah masing-masing
Padang, (Antaranews Sumbar) - Wakil Wali Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Erwin Yunaz mengingatkan mahasiswa jangan terobsesi menjadi pegawai negeri sipil (PNS) karena masih banyak pekerjaan lain yang menjanjikan dan memberi kesejahteraan.

"Jika kita berjalan sesuai ilmu dan dapat memanfaatkan peluang, maka kesejahteraan akan datang," katanya di Padang, Senin.

Ia mengatakan hal tersebut dalam kegiatan orientasi pengenalan kampus mahasiswa baru Fakultas Peternakan Universitas Andalas (Faterna Unand) Kampus Payakumbuh.

Jika anak-anak muda terus menjalani hidup dengan ilmu, dan ikhlas mengerjakan sesuatu sesuai bidang yang dikuasi, maka tidak ada yang tidak mungkin, kata dia.

Untuk itu, ia berpesan kepada puluhan mahasiswa agar fokus dalam menggali dan mengembangkan ilmu di bidang peternakan tersebut.

Menurutnya, generasi muda harus dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru, atau menjadi pengusaha, dan tidak terlalu menggebu mengincar kursi PNS apalagi saat ini era digital dan menuntut anak-anak bangsa lebih kreatif.

Jika bekal ilmu sudah di dapat, ujar dia maka ketika tamat nanti dapat menerapkannya dengan berwirausaha dan peluang-peluang lainnya.

"Dengan berwirausaha kita juga bisa membuka lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian di daerah masing-masing," katanya.

Kemudian ia juga mengucapkan selamat datang dan berkuliah di Kota Payakumbuh.

"Kalian beruntung kuliah di Unand Payakumbuh mengingat segudang prestasi bidang pendidikan yang diraih Kota Payakumbuh," jelasnya.

Kota Payakumbuh sejak beberapa tahun ini ditetapkan sebagai Kota Pengelola Pendidikan Terbaik di Sumatera Barat. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar