Koperasi alumni UBH Padang diharapkan jadi penggerak perekonomian Indonesia

id Koperasi, alumni, umkm

Peluncuran Koperasi Alumni Universitas Bung Hatta, Sumatera Barat. (Antara Sumbar/Syahrul R/18)

Bukittinggi, (Antaranews Sumbar) - Koperasi Alumni Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, Sumatera Barat diharapakan dapat menjadi penggerak perekonomian melalui puluhan ribu alumni yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.

Ketua Koperasi Alumni Bung Hatta, Yosef Rahmadi, di Bukittinggi, Minggu, mengatakan koperasi yang digagas oleh alumni tersebut diperuntukkan bagi lebih kurang 40.000 lulusan yang tersebar di berbagai daerah.

"Kalau kita berfikir untuk bisnis yang besar itu terlalu muluk-muluk, oleh sebab itu koperasi ini akan menjadi simpul dari unit usaha yang dimiliki oleh alumni," katanya.

Untuk langkah awal pihaknya akan menghimpun dan mewadahi usaha yang dimiliki oleh seluruh alumni. Setelah seluruhnya terhimpun dan terdata, baru kemudian dilanjutkan ke bidang jasa serta perdagangan.

"Visi kita ke depan adalah bagaimana koperasi ini akan menjadi motor penggerak dari perekonomian Indonesia, mengingat besarnya potensi alumni yang ada," katanya.

Ketua Umum DPP IKB Alumni Universitas Bung Hatta, Ike Agung mengatakan pada dasarnya kegiatan perkumpulan alumni lebih pada kegiatan sosial, akan tetapi dengan keberadaan koperasi ini kegiatannya mulai mengarah pada kegiatan sosial ekonomi.

Keberadaan koperasi ini menurutnya diharapkan dapat menuai berbagai manfaat bagi seluruh pihak, mulai dari alumni, kampus serta mahasiswa yang masih menempuh pendidikan di kampus.

"Koperasi nantinya akan membuat usaha-usaha yang dapat membantu sesama alumni, mahasiswa serta universitas sendiri," kata dia.

Ia menambahkan, koperasi ini didirikan dengan konsep kebersamaan dan kekeluargaan, sebagaimana koperasi yang dulunya digagas oleh Proklamator Bung Hatta.

"Selain itu lembaga pendidikan kami adalah Universitas Bung Hatta dan bapak koperasi Indonesia juga beliau," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar