BPBD minta masyarakat pahami mitigasi bencana

id BPBD,PADANG

Kalaksa BPBD Kota Padang Edi Hasymi (Antara Sumbar)

Padang, (Antaranews Sumbar) - BPBD Kota Padang, Sumatera Barat meminta masyarakat agar memahami mitigasi bencana sehingga mengerti apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi.

Kalaksa BPBD Kota Padang Edi Hasymi di Padang, Minggu mengatakan setiap orang tentu harus memahami persoalan ini sehingga mereka dapat meminimalkan korban bencana.

Hal ini sangat diperlukan karena Kota Padang merupakan salah satu daerah rawan gempa bumi dan tsunami. Pihaknya telah berupaya memberikan sosialisasi kepada masyarakat memlaui program-program mitigasi bencana kepada masyarakat baik melalui kecamatan, di sekolah, perusahaan, rumah sakit dan lainnya agar menjadi masyarakat cerdas bencana.

Salah satu sosialisasi yang dilakukan BPBD Padang adalah memberikan edukasi kepada masyarakat yang melakukan senam di kawasan GOR Haji Agus Salim pada Minggu pagi.

"Kita terus mengingatkan masyarakat bahwa bencana dapat terjadi kapan saja sehingga masyarakat harus mempersiapkan diri mereka," ujarnya.

Mulai dari penataan perabotan rumah tangga dengan baik sehingga tidak menutup akses jalan ke luar rumah ketika gempa terjadi hinggamampu membaca rambu-rambu mitigasi yang telah dibuat seperti jalur evakuasi, zona aman tsunami dan lainnya.

Ia mengatakan seperti di Kota Padang ada beberapa kawasan yang diberikan garis biru sebagai batas perkiraaan zona aman tsunami. Ketika gempa terjadi dan berpotensi tsunami diharapkan masyarakat yang berada di atas zona tersebut tidak melakukan evakuasi.

"Berikan kesempatan kepada masyarakat yang berada di zona merah tsunami untuk melakukan evakuasi ke zona aman," katanya.*
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar