Petugas Damkar Padang Pariaman tingkatkan kemampuan pemadaman gedung bertingkat

id pelatihan pemadam kebakaran

Pelatih sedang menunjukkan simpul tali untuk memanjat gedung pada pelatihan pemadam kebakaran gedung bertingkat kepada anggota pemadam kebakaran Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Rabu (8/8). (ANTARA SUMBAR/Aadiaat M. S)

Pelatihan ini merupakan latihan dasar dua lanjutan untuk seorang pemadam kebakaran
Parit Malintang, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, meningkatkan kemampuan petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api di gedung-gedung bertingkat.

"Kami melatih 31 dari 53 anggota pemadam kebakaran (damkar) dengan keterampilan ini, kita lakukan karena saat ini pembangunan gedung bertingkat di Padang Pariaman tumbuh secara signifikan," kata Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar di Padang Pariaman, Rianto di 2x11 Kayu Tanam, Rabu.

Apalagi, lanjutnya Padang Pariaman juga sedang mengembangkan Kawasan Terpadu Tarok di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam yang mana di sana akan dibangun sejumlah perguruan tinggi dan rumah sakit yang bangunannya juga bertingkat.

Ia mengatakan karena banyaknya bangunan gedung bertingkat tersebut maka pihaknya juga harus meningkatkan kemampuan anggotanya agar dapat mengatasi kebakaran di bangunan tersebut.

"Pelatihan ini merupakan latihan dasar dua lanjutan untuk seorang pemadam kebakaran," katanya.

Ia menyampaikan pelatih untuk memadamkan api di gedung tersebut berasal dari Jakarta yang sudah mendapatkan sertifikat internasional.

"Jadi kemampuan pelatihnya pun telah teruji," ujarnya.

Rianto mengaku pihaknya kesulitan mendapatkan pelatihan tersebut karena harus menunggu selama tiga bulan sehingga awal bulan ini baru bisa terselenggara.

Dengan kesempatan tersebut maka pihaknya melaksanakan pelatihan itu selama tiga hari mulai dari Senin kemarin sampai dengan Rabu sekarang.

Ia merincikan pelatihan tersebut mulai dari tahap pemberian materi hingga praktik memadamkan api dan memanjat gedung.

Ia berharap dengan adanya pelatihan tersebut maka anggota Damkar di daerah itu semakin siap dalam memadamkan api di segala kondisi.

Ia menyebutkan pada 2017 jumlah kebakaran di daerah itu mencapai 101 peristiwa dan hingga akhir Juni tahun ini jumlah kebakaran sudah mencapi 70 peristiwa.

"Kebakaran tersebut tidak saja rumah namun juga ladang petani, " kata dia. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar