Legislator desak Kemenkes terkait kejelasan vaksi Rubella

id vaksin rubella,kehalalan vaksi rubella,MUI,Kemenkes

Anggota Komisi IX Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kependudukan, Kesehatan DPR RI, Muhammad Iqbal (dua kiri) menerima buah durian dari masyarakat Alai, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjungraya, Senin (6/8). (ANTARA SUMBAR/Yusrizal)

Lubukbasung, (Antaraneews Sumbar) - Anggota Komisi IX DPR RI, Muhammad Iqbal, mendesak Kementerian Kesehatan untuk segera meminta penjelasan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait kandungan dalam vaksin rubella agar masyarakat tidak merasa resah.

"Segera lakukan pertemuan antara Kemenkes dan MUI dalam menyikapi isu bahwa vaksin itu mengandung babi atau tidak halal," katanya saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Agam, Selasa (7/8).

Setelah pertemuan itu, MUI segera diminta memberikan penjelasan terkait kandungan yang ada di vaksin itu.

Setelah adanya penjelasan itu, menurutnya keresahan masyarakat diharapkan berkurang sehingga program imunisasi berjalan dengan baik.

"Saat ini belum ada kejelasan apakah vaksin itu mengandung babi atau tidak," kata politisi PPP itu.

Selama ini, tambahnya, Komisi IX DPR-RI menyesali kenapa imunisasi campak dan rubella telah dilaksanakan, sementara penjelasan dari MUI belum ada, sehingga muncul pro kontra di tengah masyarakat.

"Kami masih menunggu bagaimana kelanjutan pertemuan antara Kemenkes dan MUI," katanya.

Menurut dia, pogram vaksinasi rubella itu sangat baik dalam melindungi generasi muda dari penyakit rubella.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Agam, Indra mengatakan, imunisasi campak dan rubella di daerah itu ditunda sampai adanya klarifikasi MUI terkait kandungan dalam vaksin tersebut,

Penundaan ini dilakukan setelah adanya surat dari Kemenkes dan surat itu diterima pada Senin (6/8) siang.

"Penundaan itu telah kita sampaikan ke 23 Puskesmas yang tersebar di 16 kecamatan," katanya. ***4***
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar