3.000 pelajar Dharmasraya ikuti studi wisata sejarah

id Studi Wisata,Candi Padang Roco,Candi Pulau Sawah,Dharmasraya

Sejumlah pelajar yang dalam kegiatan studi wisata sejarah di Komplek Candi Padang Roco pada 6 sampai 14 Agustus 2018, Senin (6/7). (ANTARA SUMBAR/Ilka Saputra))

Pulau Punjung, (Antaranews Sumbar) - Sebanyak 3.000 pelajar tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) mengikuti studi wisata sejarah, di Kompleks Candi Padang Roco dan Candi Pulau Sawah pada 6 sampai 14 Agustus 2018.

Sekretaris Dinas Pendidikan Dharmasraya, Reno Lazuardi, di Pulau Punjung, Senin, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan penguatan pendidikan berkarakter berbasis sejarah dan budaya lokal.

"Setiap sekolah mengutus 20 pelajar, dilaksanakan secara bergiliran yang dimulai dari pukul 08.00 sampai 16.00 WIB," ujar dia.

Dalam pelaksanaan studi wisata, pemerintah setempat bekerja sama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Batusangkar.

Pada studi wisata sejarah, peserta akan mendapatkan materi seputar pendidikan karakter, sejarah dan budaya, dan penggalian situs cagar dan budaya.

"Jadi konsep kegiatannya sederhana, peserta diajak keliling sekitar kompleks candi, lalu diselipkan penyampaian materi oleh narasumber dari BPCB," katanya.

Ia berharap pengenalan sejarah kepada peserta sejak dini dapat menumbuhkan kembangkan semangat siswa untuk mengenal budaya, khusus budaya di Kabupaten Dharmasraya.

"Di era zaman digital saat ini perkembangan teknologi begitu pesat, sehingga kami harap ini dapat sebagai antisipasi dalam membentengi perkembangan zaman ," katanya.

Sementara, salah satu guru pendamping Raju Isti mengatakan, senang berkunjung ke Candi Padang Roco. Ia mengapresiasi pemerintah yang telah melibatkan pelajar dalam kegiatan studi wisata sejarah.

"Sebagai guru kami berharap kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar