Belum jadwal, panwaslu segera tertibkan alat peraga kampanye di Pasaman Barat

id Alat peraga,Baliho

Pengendara melintas di depan alat peraga kampanye (APK) yang dipasang di Jalan Sisingamangaraja, Padang, Sumatera Barat, Senin (2/4). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang, memastikan pihaknya bersikap netral dan membagi rata pemasangan atribut kampanye pilkada 2018. ANTARA SUMBAR/Hakan Ravi/Maril/18

Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) menegaskan calon legislatif 2019 belum diperbolehkan memasang alat peraga kampanye.

"Benar, sesuai Peraturan KPU RI Nomor 23 tahun 2018 tentang kampanye Pemilu untuk pemasangan alat peraga kampanye belum dibolehkan," tegas Ketuas Panwaslu Pasaman Barat, Emra Patria di Simpang Empat, Sabtu.

Ia mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai tindakan yang akan diambil terkait banyaknya calon legislatif yang sudah memasang alat peraga kampanye seperti baliho, spanduk, banner dan lainnya.

"Terlebih dahulu akan kita sosialisasikan kepada partai politik tentang larangan kampanye ini," ujarnya.

Menurutnya pihaknya akan menyurati partai politik terkait alat peraga. Jika memang tidak patuh maka Panwaslu bersama pihak terkait seperti KPU, Satpol PP akan menurunkan alat peraga yang sudah terpasang.

Pihaknya saat ini sedang menginventaris alat peraga yang sudah terpasang dan melanggat aturan.

"Secepatnya akan kita rapatkan. Aturan ini harus diteggakkan. Kampanye mengggunakan alat peraga baru bisa dipasang pada 23 September atau tiga hari setelah penetapan Daftar Calon Tetap (DCT)," katanya.

Ia menambahkan sesuai paraturan KPU itu kampanye dengan mobil dan ambulan diperbolehkan tetapi hanya menggunakan logo partai dan tidak boleh mencantumkan nama caleg, nomor urut partai dan caleg.

Ia mengakui dari pantauan di lapangan kenyatannya saat ini banyak partai politik dan bakal calon legislatif yang sudah banyak memasang alat peraga yang mengarah kepada kampanye.

Ia berharap persoalan pemasangan alat peraga tidak sampai keranah hukum. Kepada partai politik peserta Pemilu 2019 diharapkan kooperatif dan tidak melanggar aturan.

"Mari taat aturan sesuai Undang-Undang yang berlaku. Jika memang sudah masuk tahapan kampanye maka silahkan pasang alat peraga dan sejenisnya," harapnya. (*)
Pewarta :
Editor: M R Denya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar