108.000 anak di Solok akan diimunisasi measles rubella

id imunisasi measles rubella ,measles rubella ,imunisasi

Ilustrasi imunisasi campak - (ANTARA FOTO/Maulana Surya.)

Arosuka, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat menargetkan 108.000 anak usia 9 bulan hingga kurang dari 15 tahun mendapatkan imunisasi measles dan rubella pada Agustus hingga September.

"Kami targetkan untuk Kabupaten Solok yaitu 108.000 anak akan menerima imunisasi dalam dua bulan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, Sri Efianti di Arosuka, Selasa.

Ia menyebutkan imunisasi akan dilaksanakan terlebih dahulu di sekolah-sekolah, kemudian menyusul ke posyandu, dan puskesmas. Pada Sabtu mendatang, akan diluncurkan imunisasi perdana di SDN 06 Guguak.

Untuk memenuhi target tersebut, pihaknya meminta dukungan dari berbagai pihak, untuk menyukseskan sosialisasi dan pelaksanaan imunisasi measles dan rubella nantinya. Berbagai OPD terkait diharapkan juga ikut memberikan pengertian ke masyarakat agar anaknya mau diimunisasi.

"Sejauh ini, belum ada yang mempermasalahkan imunisasi measles dan rubella, kami berharap masyarakat lebih banyak mencari tahu tentang measles dan rubella sehingga tidak salah paham," ujarnya.

Ia menjelaskan imunisasi measles dan rubella merupakan imunisasi yang telah terjamin, aman, efektif dan sudah dipakai oleh ratusan negara, imunisasi ini melengkapi vaksin campak dan ditambah vaksin Rubella.

"Pemerintah telah mengeluarkan biaya yang besar untuk pemberian vaksin ini, jadi masyarakat diharapkan mendukung dan menerima dengan baik program ini," ujarnya.

Menurutnya, petugas imunisasi telah diberikan pembekalan, sehingga meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan. Dinkes juga sudah menyiapkan komite penanggulangan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) jika ada reaksi yang berbeda dari anak setelah imunisasi.

"Imunisasi measles dan rubella terbukti aman dan efektif. Tapi kami tetap mengantisipasi hal lainnya yang mungkin terjadi," ujarnya.

Sebelumnya, Pemkab telah memberi sosialisasi dan menggalang komitmen bersama dalam kampanye imunisasi maesles rubella pada anak usia sembilan bulan sampai dengan kurang 15 tahun kepada Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita dan Bundo Kanduang setempat. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar